BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Ri, terduga jaringan radikal  yang diamankan Densus 88 Antiteror bersama dengan Polsek Kedaton ternyata seorang penjual batu akik.

"Dia itu jual batu akik, dulu di Ramayana, pas lagi musim batu pernah buka kios deket rumahnya, terus pernah di Way Kandis," ujar Supri, warga sekitar yang juga tetangga Ri, Minggu  (10/3/2019) dini hari.



Menurut warga sekitar, memang Ri sempat menghilang sekitar 6 bulan lalu. Hingga kembali lagi ke rumahnya. Bahkan warga sekitar mengetahui, kalau Ri sering beradu argumen dengan orang tuanya, terkait kepercayaan agama.

Ri sendiri diamanakan sekitar pukul 17.00 WIB, dan belum ada barang bukti yang diamankan, sementara temuan dugaan bom sedang dalam proses penjinakan oleh Satbrimobda Polda Lampung.
Mobil tim Gegana, pun terlihat di pinggir jalan gang, menuju kediaman Ri. 

BERITA LAINNYA


EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR