KOTABUMI (Lampost.co) -- Pihak Pengadilan Negeri (PN) Lampung Utara, memvonis lima tahun penjara terhadap seorang terdakwa kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu, Rabu (15/5/2019).

Terdakwa terbukti bersalah melangar pasal 112 ayat (1), UU no 35 tahun 2009 tentang narkotika dan vonis terdakwa sama tingginya dengan tuntutan JPU Kejari Kotabumi selama lima tahun penjara.



Hal yang memberatkan terdakwa adalah Deden Hidayat (24) warga Kecamatan Abung Surakarta, Lampung Utara itu, yakni perbuatanya tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas peredaran narkoba dan pernah menjalani  tahanan dalam kasus perkara penipuan dan pengelapan. Sedangkan hal yang meringakan berlaku sopan dalam persidang dan mengakui perbuatanya.

Dalam sidang yang diketuai oleh Rika Emilia yang beranggotakan Suhadi Putra dan M. Faisal Zuhry serta panitara penganti H. Nasrudin.

Majelis hakim PN Kotabumi, Lampung Utara menjatuhi hukuman terhadap terdakwa lima tahun penjara dan denda 800 juta, apabila tidak dapat membayar denda maka mkaa diganti dengan hukuman selama tiga bulan penjara.

Sesuai dalam dakwaannya tersebut, diketahui awalnya terdakwa bertemu dengan temannya Andika (DPO) di jalan tidak jauh dari rumahnya pada 8 Desember 2018 lalu. Setelah keduanya berbicara, terdakwa mengajak temannya tersebut kerumahnya untuk mengkomsumsi sabu-sabu.

Mereka berdua langsung menuju ke-kamar terdakwa dan kedaua asyik menghisab sabu-sabu. Setelah keduanya usai menghisab sabu, teman terdakwa pergi ke warung untuk membeli rokok dan saat bersamaan terdakwa ditangkap petugas.

BERITA LAINNYA


EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR