BANGKOK (Lampost.co)--Lima pengungsi Rohingya berhasil diselamatkan oleh nelayan Indonesia setelah selama hampir tiga pekan terapung-apung di lautan. Sementara, lima orang lainnya tewas diduga karena kelaparan. Jasad mereka ditinggal di laut. 
Disinyalir, lima pengungsi ini merupakan rombongan kapal Rohingya yang sempat singgah di Thailand dan melewati Laut Andaman masuk ke Malaysia. 
Mereka terdiri dari dua pria, seorang wanita, seorang remaja perempuan dan anak laki-laki. Lokasi mereka ditemukan adalah di lepas pantai Thailand selatan dan Myanmar, sekitar 325 kilometer dari Provinsi Aceh.
Dilansir dari AFP, Jumat(6/4/2018), para nelayan membawa mereka ke Aceh dan segera dibawa ke rumah sakit untuk perawatan oleh Tim SAR.
Hari ini, lima pengungsi Rohingya tersebut diserahkan ke petugas imigrasi.  Salah satu dari mereka mengatakan, mereka melakukan perjalanan dengan puluhan Rohingya lainnya. Namun, mereka terpisah di tengah jalan. 
Pada 2015 silam, ratusan pengungsi Rohingya masuk ke Aceh di mana mereka mendapat sambutan hangat dari warga setempat.
Kendati demikian, Indonesia hanya negara transit. Di sini, Mereka tidak bisa bekerja dan biasanya sering menghabiskan waktu bertahun-tahun di pusat imigrasi untuk menunggu pemindahan ke negara ketiga. 
 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR