KALIANDA (Lampost.co)--Meskari (48), warga Dusun Mekarjadi, Desa Bumirestu Kecamatan Palas, Lampung Selatan, menyerahkan sepucuk sejanta api rakitan ke Mapolsek Palas, Senin (15/7/2019). Senjata api tersebut ditemukan warga langsung di kebun milik warga setempat. 

Kapolsek Palas Iptu M. Sariakip mengatakan Meskari menyerahkan senjata api rakitan jenis revolver warna hitam dengan gagang kayu warna cokelat. Senjata api tanpa amunisi itu ditemukan warga yang diselipkan di batang pohon milik warga desa setempat. 



"Setelah menemukan senjata api itu, si warga tadi langsung menghubungi Bhabinkabtimas dan anggota Reskrim Polsek Palas. Senpi itu ditemukan warga pada Minggu (14/7) sekitar pukul 09.00 Wib," kata dia. 
Kapolsek mengapresiasi atas inisiatif warga yang dengan suka rela menyerahkan senpi rakitan kepada aparat kepolisian. "Ini merupakan bentuk kepatuhan warga terhadap hukum yang berlaku di negara ini," kata dia. 
Dia mengimbau, bagi warga yang memiliki senpi rakitan atau ilegal, agar dapat menyerahkannya kepada aparat kepolisian. Dia memastikan, jika ada warga yang berinisiatif menyerahkan senjata apinya secara sukarela akan dibebaskan dari jeratan hukum. 

"Mohon kiranya masyarakat yang menyimpan atau menemukan dapat menyerahkan senpi tersebut kepada kami secara sukarela. Penyerahannya bisa melalui kepala desa, tokoh masyarakat ataupun Bhabinkamtibmas. Sebab,  kami tidak akan memprosesnya secara hukum," ujar dia.

Menurutnya, jika ada masyarakat yang memiliki senpi rakitan atau ilegal, maka bisa dijerat Undang-undang nomor 12/DRT/1951 pasal 1 (ayat 1) tentang menguasai, membawa, menyimpan dan mengangkut senjata api dan bahan peledak diancam dengan hukuman mati atau penjara seumur hidup.

"Untuk itu, sekali lagi kami mengimbau agar dapat menyerahkan senpi rakitan atau ilegal ke Mapolsek Palas. Kami tidak akan proses dengan hukum," kata dia. 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR