MENEMBAK seseorang haruslah dengan alasan yang jelas dan perintah atau izin. Sebab, kejadian asal tembak bisa menjadi kasus sendiri dalam dunia peragenan.

Asal timbak, injuk nyepkhet kicak asal mati gawoh (Asal tembak, seperti menjempret cicak dan asal mati saja).



Hal itulah yang menjadi cerita agen Biro Intelijen Federal (FBI) yang tidak bertugas menembak kaki pengunjung bar secara tidak sengaja. Agen itu sedang menari saat pistol jatuh dari belakang celananya. Ketika ia memungut pistolnya, secara tidak sengaja dia menarik pelatuk.

Dilansir dari laman News.com.au, agen yang disembunyikan identitasnya tersebut tengah menikmati masa liburannya. Dia tetap membawa pistol meski menikmati hiburan di bar Mile High Spirits tengah malam.

Payu kidah niku sai hibat sa, dacok asal timbak. Wat-wat gawoh (Oke deh kamu yang hebatlah, bisa asal tembak. Ada-ada saja).

"Agen FBI ini menari di salah satu bar di Denver pada Sabtu malam. Saat dia melompat, pistolnya jatuh. Dia mengambil benda tersebut dan tidak sengaja menarik pelatuk pistolnya yang mengenai seorang pengunjung," ujar salah seorang saksi mata di Twitter.

Korban langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Beruntung lukanya tak mengancam nyawa pengunjung tersebut.

Agen itu dibawa ke Markas Besar Polisi Denver. Usai mendalami penyelidikan awal, agen anonim tersebut diserahkan ke penangan FBI. Hingga saat ini, insiden tersebut masih dalam penyelidikan.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR