BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Perairan di pesisir teluk Lampung kini kondisinya cukup memprihatinkan. Tepian pantainya dipenuhi sampah terutama sampah plastik. Hal itu nampak terlihat di daerah Sukaraja, Panjang, Bandar Lampung.  

Tempat yang dijadikan oleh nelayan setempat untuk menyandarkan kapal, kini dipenuhi dengan sampah-sampah. Pemandangan tersebut selintas sangat menusuk mata, dimana seharusnya tepian pantai merupakan pasir pantai yang bersih.



Keluhan datang dari warga setempat, Yadi (43) yang berprofesi sebagai nelayan diperairan pantai itu mengharapkan kondisi tepian laut bisa kembali seperti semula, sehingga manfaatnya sebagai tempat berwisata bisa dirasakan masyarakat setempat. 

“Dulu pernah keliatan banget pasir pantainya, udah lama banget saya lupa tahun berapa. Kalau sekarang beda banget, makin kesini sampah makin banyak. Kebanyakan sampah datang dari aliran sungai sama dibawa arus laut akhirnya sampah-sampah itu nepi dipinggir laut,” ujarnya. 

Dirinya merasa bahwa saat ini kondisi tepian pantai terutama teluk Lampung harus mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah. “Sekarang kan sudah gubernur baru, ya semoga pak gubernur yang baru bisa bantu kita warga sini karena ngeliat kondisi sampah numpuk di tepian laut,” harapnya. 

Menurutnya, jika kondisi tersebut terus dibiarkan, maka bukan tidak mungkin fungsi dari laut setempat akan ikut tenggelam ditengah tumpukan sampah yang ada disana. Dimana seharusnya, manfaat laut sebagai tempat wisata dan juga sebagai wadah bagi nelayan setempat mengais rejeki dari ikan-ikan hasil tangkapan mereka dapat ikut berpengaruh akibat banyaknya sampah. 

“Ikan-ikan jadi ngejauh dari laut kalau banyak sampah. Otomatis ngaruh juga ke nalayan, hasil tangkapan berkurang, rejeki jadi ikut berkurang,” tutupnya. 


 

loading...

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR