BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Telkomsel tengah melakukan uji coba secara internal untuk menggunakan teknologi 5G. Eksebisi tersebut demi menjaga dan meningkatkan kualitas jaringan agar tidak tertinggal dengan yang sudah diterapkan di negara lain.

Executive Vice President Area Jawa Telkomsel, Agus Setia Budi menjelaskan secara umum jaringan 4G di Indonesia sudah menjangkau hingga ke pelosok wilayah. Khususnya Sumatera yang sudah menjaring 97% wilayah. Kendati kualitas 4G sudah dinilai sangat baik untuk bertelekomunikasi, pihaknya tetap berfokus pada peningkatan kualitas jaringan.



"Kalau diamati perkembangan 3G dan 4G untuk kecepatan memang lebih fungsional untuk di aplikasi dan berkomunikasi. Tapi, dalam berbisnis, pengusaha masih membutuhkan teknologi yang lebih dari itu," kata Agus dalam Press Gatherinf Telkomsel 2019 di Batam.

Untuk itu, lanjutnya, perusahaan telekomunikasi yang dipimpinnya itu sedang melakukan uji coba dalam lingkungan internal kemapaman teknologi tersebut. Sebab, sebagai operator seluler terbesar di Indonesia pihaknya tidak ingib tertinggal dengan teknologi yang sudah diterapkan di negara luar. 

"Di Tiongkok dan Korea sudah menggunakan 5G. Untuk itu kami sudah menyiapkan untuk uji coba dilakukan di laboratororium kami secara internal. Sehingga, sinyalnya belum keluar. Kami tidak ingin ketinggalan dengan teknologi yang ada di luar," ujarnya.

Menurutnya, Telkomsel secara teknologi dinilai sudah siap untuk menerapkannya. Namun, untuk digunakan secara luas masih menunggu waktu yang tepat dan harus berbarengan dengan pasar serta regulasi. Sebab, 5G membutuhkan bandwidth yang lebih kencang.

"Sebenarnya yang perlu dipikirkan 5G adalah manfaatnya. Jika kegunaannya untuk keperluan sehari-hari cukup menggunakan 4G itu sudah sangat baik. Tapi, kalau 5G lebih mengarah untuk digunakan dalam berbisnis, seperti memonitor mesin-mesin pabrik. Kami tidak ingin merugikan konsumen, karena keutamaan kami adalah pelayanan yang baik," ujar dia.

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR