BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Telkomsel meningkatkan seluruh elemen jaringan di titik-titik strategis jalur mudik dan pusat-pusat keramaian publik. Secara khusus, Telkomsel membangun 12.000 base transceiver station (BTS) multi-band Long Term Evolution (LTE) di seluruh Indonesia.

Direktur Utama Telkomsel Ririek Adriansyah mengatakan pembangunan BTS baru dilakukan untuk memberikan kenyamanan berkomunikasi bagi pelanggan pada periode Ramadan dan Idul Fitri (RAFI). Pihaknya berkomitmen menghadirkan layanan yang berkualitas dengan kapasitas yang memadai. Pada periode tersebut, lanjutnya, penggunaan layanan komunikasi lebih tinggi dibanding hari biasa.



"Untuk itu, sejak jauh-jauh hari Telkomsel menggelar berbagai persiapan dari sisi infrastruktur maupun produk dan layanan," Kata dia dalam rilisnya, Minggu (13/05/2018).

Pada RAFI tahun ini, lanjutnya, Telkomsel memperkirakan terjadi lonjakan trafik layanan data sebesar 40% dibandingkan hari normal. Bahkan sekitar 137% jika dibandingkan periode RAFI tahun lalu. Hal tersebut sangat mungkin terjadi karena perilaku komunikasi pemudik maupun wisatawan di Indonesia kini didominasi penggunaan layanan data. Untuk memastikan kenyamanan berkomunikasi pelanggan, Telkomsel telah menggelar drive test rutin. Kegiatan itu dilakukan di berbagai titik dengan kepadatan trafik komunikasi tertinggi dengan total jarak tempuh lebih dari 10.000 km.

Dari sisi produk dan layanan, Telkomsel berupaya menjaga ketersediaan kartu perdana dan layanan isi ulang pulsa. Pihaknya menyediakan layanan sesuai dengan kebutuhan pelanggan yang biasanya meningkat pada periode RAFI. Telkomsel juga menggelar posko layanan di 772 titik strategis di jalur mudik dan lokasi wisata utama (point of interest).

 

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR