BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Telkomsel mengimbau pelanggan untuk selalu waspada terhadap penipuan mengatasnamakan perusahaan penyedia jasa telekomunikasi itu. Modus penipuan seringkali dilakukan melalui telepon, SMS, atau pesan instan yang meminta informasi password atau kode verifikasi MyTelkomsel yang dikirimkan melalui SMS. 

Menurut General Manager External Corporate Communications Telkomsel Denny Abidin, pelanggan tidak perlu menanggapi permintaan tersebut dan tidak menginformasikan kode tersebut kepada siapa pun. Dia mengatakan dengan memberikan password atau kode verifikasi kepada orang lain sama saja dengan memberikan akses kepada orang lain untuk melakukan aktivitas apapun melalui aplikasi MyTelkomsel.



"Telkomsel tidak pernah meminta password atau kode verifikasi kepada pelanggan untuk alasan apapun. Kode ini harus selalu dijaga kerahasiaannya seperti halnya PIN ATM atau bank," ujarnya kepada Lampost.co, Selasa (23/1/2018). 

Informasi lebih lanjut mengenai penipuan yang mengatasnamakan Telkomsel dapat dilihat di https://www.telkomsel.com/support/waspada-penipuan. Pelanggan dapat melaporkan dugaan penipuan ke layanan call center 24 jam dengan menghubungi 188 atau 08071811811, melalui chatting dengan asisten virtual di LINE, Telegram, dan Facebook Messenger Telkomsel, email cs@telkomsel.co.id, atau melalui facebook.com/telkomsel dan Twitter @telkomsel. Pelanggan juga dapat mengirimkan SMS gratis ke 1166 dengan format: PENIPUAN#NOMOR PENIPU#ISI SMS PENIPUAN.

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR