BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Dalam setiap masyarakat yang ingin bepergian ke luar negeri, seperti umrah ke Arab saudi akan diwajibkan untuk melakukan vaksinasi terlebih dulu. Umumnya tindakan pencegahan itu dilakukan di Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Panjang. Namun, saat ini Telkom Indonesia turut melayani melalui klikik Telkomedika yang resmi dibuka di Jalan Sultan Agung, Bandar Lampung, Selasa, 3 September 2019.

Direktur Utama Telkomedika, Bambang Lusmiadi menjelaskan umumnya Telkom dikenal dengan layanan internet dan telepon melalui produk Indihome. Namun, perusahaan telekomunikasi tersebut memiliki visi untuk terus berkembang dan ingin turut berkontribusi di dunia kesehatan. Hal itu diimplementasikan dengan pemberian vaksinasi



"Kalau biasanya orang Telkom bawa kabel dan tangga, tetapi sekarang malah mengurusi kesehatan. Kami membuka layanan kesehatan, karena kami ingin berkembang dan berkontribusi bagi kesehatan masyarakat," kata Bambang dalam peresmian Telkomedika.

Layanan Telkomedika yang bekerja sama dengan KKP Panjang dan Bio Farma itu dibuka untuk umum dan dilengkapi fasilitas laboratorium. Namun, klinik tersebut memiliki layanan khusus berupa pemberian faksinasi sebelum keluar negeri. Terutama calon jemaah umrah yang diwajibkan untuk melakukan vaksinasi meningitis.

"Vaksin meningitis itu diwajibkan bagi orang yang ingin masuk ke Arab Saudi. Untuk itu, calon jemaah umrah sebelum berangkat harus mendapatkan vaksin dibuktikan dengan International Certificate Vaccination (ICV) dalam buku kuning. Kemudian jemaah juga disarankan untuk mendapatkan vaksin influenza," ujarnya.

Kepala KKP Kelas II Panjang, R. Marjunet mengatakan calon jemaah umrah umumnya mendatangi Kantor KKP untuk mendapatkan vaksinasi. Namun, animo masyarakat Lampung untuk beribadah umrah cukup tinggi, sedangkan pelayanan pihaknya terbatas. Untuk itu pihaknya menunjuk klinik untuk menerbitkan ICV salah satunya Telkomedika.

"Ditunjuknya klinik ini lebih memberi keluasaan bagi masyarakat untuk mendapat vaksin. Telkomedika ditunjuk sebagai pelaksana penerbit buku ICV khususnya vaksinasi meningitis. Untuk itu masyarakat tidak perlu ragu, karena sudah berizin. Vaksinasi ini perlu sebelum mengunjungi luar negeri untuk mencegah terjadinya penyebaran penyakit di negara tujuan," ujar dia.

Dia menyarankan agar jemaah umrah dapat turut melakukan vaksin influenza. Sebab, jemaah umrah di Arab Saudi banyak yang terkena batuk dan flu. "Dengan vaksin meningitis dan influenza, maka daya tahan tubuh menjadi lebih kuat, sehingga terjangkitnya penyakit yang lainnya menjadi lebih kecil," kata dia.

Sementara itu, Perwakilan Direktur Marketing Biofarma, Mahsun Muhammadi mengatakan pihaknya bersama Telkomedika menyediakan layanan vaksinasi. "Kami akan mendukung dalam mensuplai layanan vaksinnya dengan produk yang asli dan kami bertanggung jawab menjamin keaslian produk vaksin itu," katanya.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR