GUNUNG SUGIH (Lampost.co) --Team Khusus Antibandit (Tekab) 308 Polsek Padangratu, Polres Lampung Tengah (Lamteng) meringkus satu dari dua tersangka penodongan di tikungan menanjak, jalan raya Negara Ajitua, Kecamatan Anaktuha, Lamteng. Tersangka yakni Yanto (31), ditangkap di kebun sawit kampung Gunungraya, Kecamatan Pubian, Lamteng, Sabtu (25/8/2018), sekitar pukul 15.05.

Kapolsek Padangratu, Kompol Indra Herlianto Denis menjelaskan aksi kejahatan yang dilakukan kedua tersangka, yaitu Yanto dan Randa terjadi pada Jumat (29/12/2017) sekitar pukul 13.30, sesuai laporan polisi LP/274-B/XII/2017/lPG/RESLAMTENG/SEK PATU, tertanggal 29 Desember 2017.



"Randa saat ini masih dalam pengejaran petugas," kata Indra, Mingu (26/8/2018).

Adapun kronologis kejadian, saat kedua korban yaitu Balqies dan Eka sedang mengendarai sepeda motor dari rumahnya hendak ke rumah kakaknya di Umbul Solo, Kampung Negara Ajitua, dihadang oleh kedua tersangka (Yanto dan Randa) yang juga mengendarai sepada motor.

Motor yang dikendarai kedua tersangka dipalangkan di depan motor korban, sehingga korban berhenti. Pada saat itu, tersangka Randa menodongkan senjata tajam jenis sabit, sedangkan Yanto menunggu di atas sepeda motor. Lalu pelaku Yanto membentak dan meminta motor atau ponsel, korbanpun ketakutan dan menangis.

Karena korban tidak juga menyerahkan sepeda motornya, tersangka Randa lalu merampas tas korban hingga talinya terputus. Dalam tas itu berisi ponsel merek Samsung Core One berikut carger dan 2 powerbank. Akibat kejadian itu korban menderita kerugian sekitar Rp2, 5 juta.

"Kepada tersangka Yanto kami jerat sesuai Pasal 365 KUHP," tegas Indra.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR