KOTA AGUNG -- Dua pelaku pencurian dengan kekerasan sepeda motor yang kerap beroperasi di Jalan Lintas Barat (jalinbar) Kecamatan Wonosobo dan Bandar Negri Semoung (BNS), Kabupaten Tanggamus berhasil dibekuk Team Khusus Anti-bandit (Tekab) 308 Polres Tanggamus. Kedua tersangka tersebut adalah Setiawan (24) als Awan dan AP (15) yang merupakan siswa SMP.

Kasat Reskrim Tanggamus, AKP Hendra Saputra mendampingi Kapolres Tanggamus, Sabtu (6/5/207), mengatakan penangkapan terhadap para tersangka berdasarkan laporan perkara LP/B-87/IV/2017/Polda Lpg/Res Tgms/Sek Sobo pada tanggal 24 April 2017 dengan korban atas nama Rani (20) warga Kecamatan Semaka.



Pada saat melintasi jalan raya Pekon Lakaran, Kecamatan Wonosobo, sekitar pukul 11:30 sepeda motor korban dihentikan tersangka. Motor Honda Beat BE 8886 LR milik korban dipepet sembari menodongkan pisau. "Setelah berhenti, spontan korban mencabut kunci kontak dan berlari mencari pertolongan. Namun rupanya para tersangka yang sudah siap dan berhasil menghidupkan motor dengan kunci T," jelas Kasat.

Saat dilakukan pemeriksaan, terungkap jika salah satu tersangka yakni Setiawan, merupakan residivis dan pernah menjalani hukuman selama 3,5 tahun. Bahkan pada saat ditangkap pada tahun 2012, dilakukan tindakan terukur pada kaki kanan tersangka karena berupaya melawan petugas.

Menurut pengakuan para tersangka, keduanya telah melakukan aksi curas di 5 lokasi berbeda dan 4 aksi pencurian dengan pemberatan (curat). Kepada tersangka dikenakan pasal 365 KUHPidana tentang curas dengan ancaman maksimal 9 tahun penjara. Sedangkan terhadap AP, pelaku Anak Berkonflik hukum (ABH) diterapkan Pasal 365 ayat (2) ke-1, ke-2 dan ke-3 KUHP dan UU RI No.11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR