GUNUNG SUGIH (Lampost.co)--Tim Antibandit 308 Polsek Padangratu, Polres Lampung Tengah meringkus tersangka begal sepeda motor, Jumat (18/5/2018), sekitar pukul 19.00. Petugas terpaksa melumpuhkan tersangka dengan sebutir timah panas di kaki kanannya karena melakukan perlawanan menggunakan senjata tajam. Dari tersangka disita satu unit sepeda motor yang diduga digunakan untuk beraksi, dan selembar STNK sepeda motor. 
"Tersangka memang sudah sangat meresahkan warga Pubian, "ujar Kapolsek Padangratu Kompol Indra Herlianto Denis.
Menurut dia, tersangka SP (21), yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO), ditangkap bersadasarkan laporan polisi LP/127-B/ V/2018/Res Lt/Sek PATU Tanggal 16 Mei 2018. Korbannya Trio Hambali Syamtiono, warga Kampung Segalamider Kecamatan Pubian, Lampung Tengah.
Menurut Kanitreskrim Polsek Padangratu Ipda Nazarudin, tersangka SP, warga Kampung Negeriratu, Pubian, diketahui beraksi bersama tersangka Ri (20), warga Kampung Tanjung Kemala, Kecamatan Pubian yang saat ini masih dalam pengejaran. 
Pembegalan terjadi saat korban mengendarai sepeda motor, tiba tiba korban diadang, lalu pelaku mencabut pisau dan menodong korban. Saat itu korban yang terkejut langsung berhenti dan menyembunyikan kunci kontak sepeda motornya. Pelaku merampas tas korban yang berisi uang tunai Rp3 juta, handphone, STNK motor atas nama Sugiono dan KTP milik korban. Kerugian ditaksir sekitar Rp4,5 juta. "Setelah kasus itu dilaporkan kami melakukan penyelidikan," ujar Ipda Nazarudin kepada Lampost.co, tadi malam.
Berdasarkan informasi dari masyarakat, lanjutnya, petugas mendapat keterangan tersangka yang selama beberapa hari ini buron ada di suatu tempat. Kemudian informasi itu ditelurusi kebenarannya. Lalu Tim Antibandit 308 Polsek Padangratu yaitu Kapolsek bersama Kanitres serta sejumlah anggota reserse melakukan penangkapan. 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR