BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Tarik menarik ponsel dengan korbannya, Dafri (24), sang penjambret tersungkur dari sepeda motornya di depan SD Xaverius Jalan Hasanudin, Kelurahan Gubungmas, Telukbetung, Bandar Lampung, Selasa (30/1/2018), siang.
Sudah tak dapat ponsel yang diincarnya, warga Jalan Khairil Anwar, Kelurahan Durian Payung, Tanjungkarang Pusat ini harus menghuni sel tahanan Polsek Telukbetung Selatan untuk mempertanggungjawabkan perbuatnnya.
Dihadapan petugas, tersangka mengaku nekad menjambret karena butuh uang untuk membayar utang Rp400 ribu. "Enggak ada niatan jambret, tapi karena saya lihat cewek mainan hape di motor jadi timbul niatan saya jambret," kata tersangka sesaat setelah tiba di Polsek Telukbetung Selatan, Selasa (30/1/2018).
Sementara itu korban Rika (22) warga Baturaja, Sumatera Selatan mengaku saat itu dirinya bersama adiknya dari arah Tanjungkarang melintas di tempat kejadian perkara. Tiba-tiba seseorang menggunakan sepeda motor gede memepet dan merampas ponsel yang tengah dimainkan adiknya.
"Adik saya dibonceng di belakang sambil nunduk main ponsel, tiba tiba adik saya teriak jambret, saya langsung pegang motor pelaku ini, saya enggak pikir apa-apa lagi langsung jatoh," kata korban di kantor polisi.
Menurut korban, setelah tersungkur pelaku sempat hendak melarikan diri, namun berhasil diamankan warga dan diserahkan ke polisi. "Dia mau sempat kabur, tapi langsung diamankan warga," kata perempuan yang tinggal di Kota Baru ini.
Kapolsek Telukbetung Selatan, Kompol Listiyono Dwi Nugroho menjelaskan selain mengamankan tersangka, pihaknya juga mengamankan sepeda motor yang digunakan pelaku dan ponsel yang dirampas pelaku. "Kami masih kembangkan kasus ini untuk mengetahui sejauh mana aksi pelaku sebelumnya," kata dia.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR