PRINGSEWU (lampost.co) -- Pembayaran pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkantoran (PBB P2) Kabupaten Pringsewu 2017 diprediksi memenuhi target. Dari target Rp4 miliar sudah terealisasi Rp3,621 miliar atau 90,5%.
Kepala Bidang Pendapatan Maudy Ary Mazolla, mendampingi Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Maskur, di kantornya, Senin (4/12/2017), mengatakan keberhasilan ini dapat diraih atas kesadaran dari masyarakat Pringsewu serta kerja sama yang baik antara aparat kelurahan/pekon, camat, dan badan pendapatan.
Menurut dia, pada 2017, Bapenda Pringsewu bersaing dengan Inspektorat guna mengoptimalkan pendapatan dari sektor PBB P2. "Khusus untuk PBB P2 golongan IV dan V, Bapenda bekerja sama dengan Kejaksaan Negeri Pringsewu untuk melakukan penagihan terhadap wajib pajak yang membandel," ujar Maudy.
Pemerintah Pringsewu memberikan apresiasi kepada seluruh camat atau lurah dan kepala pekon yang telah lunas 100% PBB P2. Pemberian apresiasi piagam dan hadiah itu dilakukan langsung Bupati Pringsewu Sujadi Saddat, didampingi Wakil Bupati Fauzi, kepala Badan Pendapatan Daerah Pringsewu, para asisten dan staf ahli, serta kepala pengelola pajak dan retribusi daerah.
Apresiasi diberikan terhadap 113 pekon yang telah lunas PBB 100% sebelum jatuh tempo 21 Oktober 2017. Kemudian apresiasi juga diberikan kepada lima camat beserta kasi pelayanan kecamatan yang telah lunas 100% PBB P2 se-Kecamatan Pardasuka, Ambarawa, Banyumas, Gadingrejo, dan Pagelaran Utara.
"Apresiasi juga diberikan terhadap lima wajib pajak teladan yang ada di Pringsewu," ujarnya.
Wajib pajak teladan di antaranya Restoran KFC, Hotel Urban style, dan Fun City. Lalu PT Batu Utama/Sarno dan PT Securindo Packatama. 

EDITOR

Isnovan Djamaludin

TAGS


KOMENTAR