KOTABUMI (Lampost.co) -- Target areal lahan sawah pada musim tanam gadu (April - September 2018) yang tercover pada program asuransi usaha tani padi (AUTP) di Kabupaten Lampung Utara ditetapkan Kementerian Pertanian (Kementan) seluas 5.000 hektare (ha).

Kepala Seksi Alsin, Pupuk dan Pestisida, Bidang Prasarana Sarana Pertanian (PSP), Dinas Pertanian Kabupaten Lampung Utara, M. Zulkarnaen, di ruang kerjanya, Kamis (23/8/2018) mengatakan pada masa tanam gadu (April - September 2018) target luas areal lahan sawah yang masuk pada program AUTP yang diluncurkan Direktorat Jenderal (Dirjen) Prasarana dan Sarana Pertanian, Kementerian Pertanian (Kementan) tahun anggaran 2018 di Lampura ditetapkan seluas 5.000 ha.



Luas target yang ditetapkan tersebut, lebih tinggi jika di banding dengan target areal lahan sawah yang tercover di tahun 2017 lalu seluas 2.000 ha. Pada program itu, besaran uang premi yang ditanggung petani cukup terjangkau, yakni Rp36 ribu/hektare untuk satu musim tanam dengan nilai pertanggungan bila terjadi kegagalan panen senilai Rp6 juta/hektare yang akan dibayarkan dari pihak PT. Jasa Asuransi Indonesia (PT. Jasindo) sebagai pihak rekanan yang ditunjuk Kementan.

Dalam asuransi ini, subsidi yang ditanggung pemerintah untuk setiap premi sebesar Rp144 ribu/hektare dari total biaya premi yang mestinya di bayar sebesar Rp180 ribu/hektare dalam satu kali musim tanam.
 

 

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR