SUDAHLAH salah, sombong pula. Begitu ungkapan seseorang yang akhirnya kena batunya saat dia berbuat salah mendapatkan hukuman tanpa ada yang bisa menolong.

Na... senangun kik sombong no mak dok kanca. (Nah... memang sombong itu tidak akan punya kawan).



Seperti ulah kedua pengedar narkoba di South Carolina, Amerika Serikat (AS), ini mengundang tawa. Maksud hati ingin menjual narkoba, keduanya justru tertangkap karena kesalahan sepele dan melibatkan kepolisian.

Seperti dikutip kantor berita dan situs WJLA, seorang anggota polisi antinarkoba berpapasan dengan pengedar narkoba itu. Polisi itu membuka pintu mobil yang tidak bertanda dan di dalamnya terdapat anjing K-9 yang sudah terlatih mengendus narkoba. Keduanya justru menyapa polisi dan tertangkaplah mereka.

Na payu kidah, kik kuti senangun aga ni titangkok, ayo tunjukko sai bakheh. Wat-wat gawoh. (Ya sudah kalau memang maunya ditangkap, ayo tunjukkan yang lainnya. Ada-ada saja).

Tetapi ketika kedua pengedar itu mendekati mobil, mereka hanya justru menyapa, "Apa Kabar?". Sheriff setempat menyebutkan kedua pengedar itu bahkan tidak peduli dengan gonggongan anjing yang mengetahui adanya narkoba.

"Eric Hall kemudian menjatuhkan kantong berisi sabu-sabu dan menendangnya ke bawah mobil polisi ketika menyadari ada anjing pelacak. Tetapi, akhirnya dia ditangkap bersama dengan Paul Howard," pernyataan pihak sheriff Berkeley, seperti dikutip WJLA, Senin (9/7).

Saat ini keduanya diproses secara hukum. Tidak diketahui apakah mereka didamping pengacara.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR