BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Polda Lampung akan menindak tegas bagi anggota yang terbukti terlibat pungutan liar (pungli), pada jalinsum. Selain itu penindakan juga akan dilakukan, pada preman atau oknum LSM yang melakukan pungutan liar, yang memberatkan para supir truk.

Seluruh jajaran Polresta/res khususnya yang wilayah hukumnya dilewati oleh para supir truk, untuk segera bertindak melakukan penangkapan. "Kita sudah gelar Opsnal, untuk tindak lanjuti. Kalau ada anggota terlibat kita tindak, kata Wakapolda Lampung Brigjenpol Angesta Romano Yoyol, Kamis (10/5/2018).



Yoyol juga telah mengetahui modus yang kerap digunakan oleh para pelaku, yakni dengan memberikan cap atau stiker kepada truk yang telah memberi uang dengan modus diberikan jaminan keamanan.  Namun, ia enggan memaparkan Mengenai pemaparan hasil gelar dan cara bertindak itu merupakan rahasia, tidak bisa di terangkan atau dipublikasikan, karena bersifat teknis

Sementara Kapolres Mesuji AKBP Edi Purnomo sudah mendapatkan atensi tersebut, dan segera melakukan monitoring, pengungkapan, hingga upaya pencegahan. "Kita pertebal patroli, tingkatkan pengawasan di setiap bit-bit (bagian-bagian)," ujarnya.

Titik-titik rawan menurut dia, ada di perbatasan antara Sumsel dan Mesuji, serta ruas jalan yang rusak. "Karena jalan rusak, kendaraan melambat, disitu potensi ada, tapi akan kita cegah," katanya.

EDITOR

Abdul Gofur

TAGS


KOMENTAR