BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Kamis (14/9/2017), waktu menunjukkan pukul 15.00, setiap ruang persidangan di Pengadilan Negeri Kelas 1A Tanjungkarang sesak akan pengunjung yang ingin menyaksikan anak, kerabat, maupun saudara yang akan menjalani sidang hukuman. Di tengah riuhnya suara pengadilan, sepasang kekasih melintas beriringan dengan narapidana lainnya dengan mengenakan seragam rompi merah bertuliskan "Tahanan Kejaksaan Negeri".
Usianya masih 22 tahun, namanya Venny Lestari alias Dian, perempuan muda ini seolah tidak mau dipisahkan lagi dengan kekasihnya Rizki Andriansyah Melintang (27) alias Kiki. Namun, apa daya keduanya terlibat kasus peredaran narkoba yang marak belakangan ini di wilayah ibu kota Provinsi Lampung.
Berlinang air mata dengan langkah gontai, setapak demi setapak, Venny memasuki ruang persidangan bersama kekasihnya. Suasana hening kala itu, tidak ada narapidana lain di ruang tersebut terkecuali dua terdakwa yang merupakan sepasang kekasih ini. Keduanya duduk di bangku kayu menghadap majelis hakim yang diketuai oleh Syamzul Arif dan didampingi dua hakim anggota Aslan Ainin dan Ahmad Lakoni.
Semenjak duduk, perempuan berparas ayu itu terisak menangis. Sapu tangan berwarna putih itu tak henti-hentinya ia usapkan di kelopak matanya. Ketiga hakim terlihat memandang kedua sejoli ini lantaran suara tangis sang perempuan tak berhenti saat duduk bersebelahan dengan sang pujaan hati.
Sidang pun dimulai. Majelis hakim meminta Jaksa Patar Daniel Pangabean membacakan surat tuntutanya. Pasangan ini ditangkap dalam Operasi Antinarkotika (Antik) di sebuah indekos di Jalan Padat Karya, Gang Masjid, Kelurahan Rajabasa Raya, Bandar Lampung, 29 April lalu, sekitar pukul 19.00.
Dari tempat indekos itu, didapati seorang wanita di dalamnya. Ketika digeledah oleh aparat Jaksa Patar mengatakan petugas mendapatkan barang bukti narkoba. Kemudian, hasil tersebut langsung dikembangkan aparat. Terdakwa Dian mengaku barang itu didapatkan dari pacarnya.
Petugas kemudian menangkap tersangka lainnya yang merupakan kekasih dari Dian, yaitu Rizki di Jalan ZA Pagaralam, Gang Keramat, Kelurahan Labuhanratu, Bandar Lampung. Dari tangan tersangka didapati pula narkoba jenis sabu-sabu yang disimpan di dalam kantong celananya.
Dari penangkapan tersangka Dian, petugas mendapatkan barang bukti berupa tiga bungkus plastik besar berisi 23 plastik kecil yang masing-masingnya berisi sabu-sabu seberat 20 gram, 1 plastik besar berisi 15 plastik klip kosong, 1 kotak bentuk segi empat warna hitam, dan 1 korek api gas.
"Menyatakan terdakwa bersalah tanpa hak melawan hukum. Karena memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan narkotika golongan satu. Bukan tanaman yang beratnya melebihi 5 gram sebagaimana diatur dan diancam pidana Pasal 112 Ayat (2) jo Pasal 132 Ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 sesuai dengan dakwaan kedua, menjatuhkan pidana penjara selama 13 tahun," kata Jaksa Patar.
Selain harus menjalani masa hukuman selama 13 tahun, sepasang kekasih ini harus membayar pidana denda sebesar Rp1 miliar. Jika tidak dibayar, masa hukuman kedua sejoli ini akan ditambah dengan hukuman penjara selama 6 bulan.
Tangis perempuan berparas cantik ini semakin menjadi-jadi usai mendengarkan tuntutan yang dibacakan jaksa. Keduanya kembali menuju sel tahanan dengan langkah beriring tetes air mata.

EDITOR

Isnovan Djamaludin

TAGS


KOMENTAR