Jakarta (Lampost.co) -- Awal minggu ini, laporan yang beredar menyebut bahwa Apple tengah mengembangkan pengendali tanpa sentuhan untuk disematkan pada iPhone generasi terbaru, serta layar OLED atau microLED tipe baru dengan desain berlekuk di arah dalam dan dari atas ke bawah.

Dengan informasi ini, desainer Martin Hajek memutuskan untuk merancang tampilan iPhone masa depan yang mengusung layar tersebut.

Hasil gambar Hajek tersebut dinilai menarik dan cukup unik, mengingatkan pada Nokia 8100 atau dikenal masyarakat sebagai ponsel banana.

Hajek merancang iPhone berbentuk melengkung dengan bekal panel depan alumunium yang dapat digeser ke arah bawah, menyembunyikan layar kedua yang ditujukan untuk keyboard sentuh. Ponsel ini juga mengusung dua logo Apple, satu di bagian belakang dan satu di panel alumunium.

Untuk mengembangkan panel MicroLED, Apple menggandeng Taiwan Seminconductor Manufacturing Company (TSMC).

Apple dan TSMC bekerja sama memproduksi panel microLED berukuran kecil untuk Apple Watch dan produk terkait Augmented Reality (AR).

Sementara itu, sejumlah pemilik iPhone mengeluhkan keagresifan Apple dalam menawarkan layanan pembayaran via smartphone karyanya, Apple Pay. Hal ini dilaporkan menyebabkan salah satu pengguna iPhone 6 berencana untuk menukar ponselnya dengan Google Pixel.

Sebelumnya, Apple mencoba menyetarakan fitur pada aplikasi Apple Music versi Android dengan aplikasi versi iOS melalui update yang digulirkannya. Update ini diklaim Apple menawarkan pengalaman menikmati video musik baru, dengan memungkinkan pengguna untuk menemukan video musik baru dan populer di tab Browse.

Apple juga berupaya memperbaiki kemampuan Siri dengan menggandeng mantan mantan Head of Search and Artificial Intelligence Google, John Giannandrea yang bergabung ke Apple setelah mengumumkan pengunduran diri dari Google.

Giannandrea adalah seorang ahli pembelajaran mesin (machine learning) yang bergabung dengan Google pada 2010. Giannandrea akan mengepalai "strategi pembelajaran mesin dan AI" dan akan langsung bertanggung jawab pada CEO Tim Cook. 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR