BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- ACT, Masyarakat Relawan Indonesia dan PMI Lampung akan menggelar pelatihan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) bagi mitra ojek online di kantor Nuola Food Bandar Lampung Sabtu (1/9/2018).

Koordinator  Gabungan Admin Shelter Pengemudi Ojek Online Lampung (Gaspool) Lampung Miftahul Huda mengaku pelatihan  itu merupakan pertama kalinya bagi ojek online di Lampung. 
"Iya tentu bermanfaat sekali pelatihan P3K ini. Karena kenyatannya saat ini dengan banyaknya pengemudi Ojek Online maka merekalah yang seringkali menjadi ujung tombak penanganan lakalantas dan bahkan kejahatan di jalanan," kata dia,  Jumat (31/8/2018).
Pria yang akrab disapa Iif ini berharap dengan adanya pelatihan P3K diharapkan para pengemudi ojek online terutama yang bergabung di Unit Reaksi Cepat (URC) GASPOOL mempunyai ilmu P3K. "Sehingga tidak salah dalam menangani masalah kecelakaan. Karena jika penanganan pertama salah, bisa menyebabkan fatal pada korban," ujarnya.



Pihaknya juga berharap kedepan pihak kepolisian bisa menggandeng Ojek Online untuk permasalahan keamanan dan ketertiban masyarakat. "Membantu kepolisian dalam menjalankan tugas-tugasnya," kata Iif. 

Dengan adanya pelatihan P3K ini bukan hanya mitra yang ditolong tapi juga masyarakat umum. "Karena kemanusiaan dan jiwa sosial tak memandang batasan seragam, atribut atau golongan," tegasnya. 

Rencananya sekitar 30 mitra ojek online akan menjadi peserta pelatihan ini. 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR