BANDAR LAMPUNG (lampost.co) -- Lahan tandus dan berdebu menjadi pemandangan lazim dijumpai di lapangan Merah, Enggal, Bandar Lampung. Namun, pemandangan tak layak di tengah Kota Tapis Berseri tersebut segera hilang setelah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung akan menyulap lapangan Merah menjadi ruang terbuka hijau (RTH) yang diberi nama Taman Gajah.
Nama ini disematkan Gubernur Lampung M Ridho Ficardo karena Lampung dikenal dengan gajahnya. Selain itu, lokasi Lapangan Enggal juga berdekatan dengan Bundaran Tuga Adipura, yang biasa dikenal Bundaran Gajah.
Salah satu warga sekitar, Udin (35), mengapresiasi rencana pembangunan tersebut. Udin yang sehari-hari berdagang di lokasi tersebut mengatakan pembuatan taman bermain di lapangan tandus tersebut memang sudah ditunggu warga sekitar. “Ya, bagus dibangun taman seperti ini daripada hanya lapangan Merah yang gersang dan enggak keurus. Malah sering digunakan anak muda ngumpul nongkrong tidak jelas,” kata penjual makanan dan minuman ringan ini kepada lampost.co, Senin (23/10/2017).
Udin mengatakan penghijauan dengan pembuatan taman dibutuhkan untuk mengembalikan kesejukan dan keasrian Kota Bandar Lampung yang kini disesaki proyek pembangunan tanpa memperhatikan keinginan masyarakat. Pria dua anak ini berharap pembangunan taman tersebut dapat selesai akhir tahun ini sehingga wilayah tersebut semakin ramai oleh para pembeli. “Kami juga berharap kegiatan berjualan kami tidak digusur, tapi diberdayakan oleh Pemprov Lampung,” kata Udin.
Salah satu pelukis di pasar seni, Ari, mendukung adanya Taman Gajah dan berharap tetap memberdayakan rekan-rekan seniman Bandar Lampung. “Kami juga sudah dilibatkan dalam proses pembangunan taman ini. Di sini nanti tetap ada spot untuk kami terus berkarya,” ujarnya. Dengan adanya RTH ini, Ari berharap penilaian negatif terhadap wilayah Enggal berubah. “Mudah-mudahan taman ini memberikan energi baru bagi anak muda Bandar Lampung menjadi kegiatan yang lebih positif,” ujarnya.
Pemprov Lampung membangun RTH Taman Gajah di atas lahan seluas 15 ribu meter persegi. Pembangunan ruang terbuka hijau tersebut dilakukan di Pasar Seni dan lapangan Merah, Enggal, Bandar Lampung. Pembangunan Taman Gajah dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama yakni Taman Gajah, lapangan multifungsi (basket dan futsal), lapangan skateboard, musala, dan taman manula.
Kemudian, tahapan kedua dibangun kids park yaitu ruang terbuka dan bermain anak-anak yang menyatu dengan alam. Taman Gajah juga akan dilengkapi dengan daycare dan PAUD sebagai tempat tumbuh kembang anak. Taman juga akan dilengkapi dengan fasilitas bermain dan ruang edukasi yang dapat menjadi percontohan.
Air mancur dan miniteater sebagai arena aktualisasi pertunjukan kesenian dan arena pertunjukan air juga akan melengkapi Taman Gajah. Pembangunan RTH Taman Gajah ditargetkan 60 persen selesai pada 2017 dan rampung tahun 2018. Pada tahun anggaran 2017, Pemprov Lampung menganggarkan Rp7 miliar dari APBD

loading...

EDITOR

Isnovan Djamaludin

TAGS


KOMENTAR