Bandar Lampung (Lampost.co): Seluruh data warga pencari kerja yang terdaftar pada Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bandar Lampung, tidak semuanya akan menerima bantuan dana insentif melalui kartu prakerja yang akan dikeluarkan oleh Pemerintah Pusat. 

Kepala Disnaker Kota Bandar Lampung Wan Abdurrahman mengatakan, pada dasarnya kartu prakerja merupakan bentuk bantuan dari Pemerintah kepada warga Indonesia, yang masih dalam tahap mencari pekerjaan. 



Maka selama proses mendapatkan pekerjaan itu,  warga akan diberikan sebuah dana bantuan insentif, yang dapat digunakan sebagai sarana pendukung untuk melengkapi berbagai prosedur persyaratan bekerja. 

"Sejauh ini yang saya tahu, bantuan dana lewat kartu prakerja itu nanti dipergunakan untuk keperluan dan mobilitas warga selama belum mendapatkan pekerjaan. Dan jika mengacu pada data di Disnaker, kemungkinan tidak semua pencari kerja mendapatkan kartu prakerja itu," ujarnya saat ditemui di ruangan,  Rabu, 9 Oktober 2019.

Dijelaskan, untuk jumlah pencari kerja yang terdata dalam pembuatan kartu pencari kerja atau kartu kuning, di Disnaker Bandar Lampung sebanyak 3.692 orang. 

"Kemungkinan hanya yang telah mengikuti pelatihan Ketenagakerjaan saja akan menerima kartu prakerja. Baik itu yang diselenggarakan oleh pusat ataupun daerah," jelasnya. 

Menurutnya, tentang juklas juknisnya pun pihak Dinas sampai saat ini belum mendapatkan informasi lebih lanjut. Terkait sosialisasi ke masyarakat dan mekanisme pembagian serta penyaluran kartu prakerja itu sendiri. 

"Belum ada, pusat pun belum ada info ke Dinas untuk rapat pembahasan soal kartu prakerja. Kita tunggu saja,  karena memang banyak yang sudah bertanya, namun belum bisa kita jawab secara pasti,  karena memang kita sendiri belum mengetahui mekanismenya," ungkapnya.  

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

TAGS


KOMENTAR