KOTABUMI (Lampost.co) -- Pemerintah Kabupaten Lampung Utara melalui Bidang Aset BPKA dan Bagian Hukum melaporkan mantan wakil bupati, Sri Widodo ke Polres setempat, Senin (15/4/2019) malam. Atas dugaan penggelapan kendaraan dinas yang dipakai selama menjabat.

Pasalnya, dari lima kendaraan dinas yang dipakai hanya satu dikembalikan, dan sisanya tidak diketahui rimbanya. Seolah membenarkan dugaan yang berkembang selama ini, digadaikan untuk menutupi hutang-hutangnya.



"Hanya ada mobil sport merek Toyota Fortuner hitam BE-2-J saja yang dikembalikan oleh yang bersangkutan. "Sedangkan empat lainnya belum diketahui keberadaannya, yakni Toyota Innova putih BE-2334-JZ, Toyota Innova hitam BE-234-JZ, Suzuki Vitara hitam BE-1023-JZ, Isuzu Panther BE-1029-JZ‎‎, " kata Kabid Aset BPKA Lampura, A. Riskal Fistiawan yang mengaku mendapat kuasa Kepala BPKA, Desyadi melaporkan kepada pihak berwajib setempat, Selasa (16/4/2019).

Menurut Riska, pihaknya telah melakukan berbagai upaya persuasif kepada bersangkutan agar mengembalikan kendaraan milik negara yang dibeli dari uang rakyat itu. Baik itu secara lisan maupun tulisan kepada bersangkutan, namun setelah melayangkan surat ketiga kali tidak mendapat respon positif. Maka dilakukan upaya hukum, dengan melaporkan kepada pihak berwajib disana. "Jadi ini upaya kami sebagai pemerintah daerah untuk mengembalikan randis ini. Setelah beberapa kali mengirim surat tidak mendapatkan tanggapan dari beliau," terangnya.

BERITA LAINNYA


EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR