PESAWARAN (Lampost.co) -- Tidak datang saat pelaksanaan computer assisted test (CAT), Kamis, 22 Agustus 2019, satu peserta bakal calon kepala desa (Balon Kades) di Pesawaran dinyatakan gugur.

Kepala Bagian Pemerintahan Desa (Pemdes) Sekretariat Pemkab Pesawaran Isroni Mihradi, mengatakan yang tidak datang saat tes adalah salah satu incumbent Kades.



"Satu Balon Kades yang dinyatakan gugur karena tidak datang ikut tes ini, yaitu Sunarmin salah satu Kades incumbent yang kembali akan mencalonkan diri. Karena tidak ikut tes ini, ya otomatis gugur karena tidak ada susulan," jelasnya.

Ditambahkannya, para peserta Balon Kades akan melakukan tes seleksi dengan sistem CAT selama satu hari. "Tes CAT ini kita lakukan satu hari ini saja. Para peserta akan mengerjakan 50 soal yang sudah disiapkan, dimana soal tersebut berisi tentang pemerintahan desa yang dibuat oleh pihak ketiga dalam hal ini akademisi. Soalnya juga berbeda antara satu peserta dengan peserta lainnya," tambahnya.

Ia menerangkan bahwa tes seleksi dengan sistem CAT ini dilakukan agar bisa menjaga netralitas pada proses pelaksanaan tahapan Pilkades di Pesawaran. "Ini baru pertama kalinya kita gunakan sistem CAT pada proses Pilkades. Tujuannya agar bisa mendapatkan calon kepala desa yang qualified. Apalagi jika terpilih nanti akan mengelola anggaran yang tidak sedikit. Makanya ini salah satu stimulan agar Kades di Pesawaran juga bisa menggunakan IT," terangnya.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR