BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Masa kampanye pada 23 September 2018 - 14 April 2019 mendatang, peserta pemilihan umum seperti partai politik dan bakal anggota legislatif dibebaskan melakukan penyebaran bahan kampanye dan alat peraga kampanye (APK) untuk sosialisasi.

"Pesert pemilu diperbolehkan membuat APK dan bahan kampanye untuk sosialiasi jumlahnya tidak dibatasi. Yang dibatasi hanya APK dan bahan kampanye yang disediakan oleh KPU," kata Komisioner KPU Provinsi Lampung Divisi Sumber Daya Manusia dan Kampanye, Solihin di sela acara Bimbingan Teknis di Bukit Randu Hotel dan Resort, Bandar Lampung, Rabu (12/9/2018).



Ia juga mengatakan bahwa pada hari Jumat Siang pukul 14.00 WIB di Bukit Randu pihaknya akan mengundang seluruh tim kampanye dan partai politik untuk membahas segala hal mengenai kampanye seperti bentuk sosialisasi dan metode kampanye yang boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan oleh peserta pemilu.

"Saat ini KPU Kabupaten/Kota melakukan pembahasan mengenai penetapan titik pemasangan APK," katanya.

Kemudian untuk desain dan materi APK dapat sama dengan yang difasilitasi atau yang baru dengan ketentuan seperti yang difasilitasi oleh KPU. Desain dan materi tambahan untuk pemilu Anggota DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota dapat ditambah memuat foto calon di daerah Pemilhan yang bersangkutan.

"Perawatan, pemeliharaan, pembersihan, dan Penurunan APK menjadi tanggung jawab peserta lemilu. Apabila terjadi kerusakan pada APK, peserta dapat melakukan pembelian pada APK yang rusak dengan jenis, spesifikasi, dan lokasi yang sama," katanya.

 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR