LAMPUNG POST | lampost.co logo
2017 10 July
10589
LAMPUNG POST | Tak Ada Anggaran, Beberapa Jalan Kota Bandar Lampung Dibiarkan Rusak
Pengendara motor menghindari lubang yang telah ditutup menggunakan bata bekas bangunan di Jalan Nunyai, Rajabasa. (Foto:Lampost/Deni Zulniyadi)

Tak Ada Anggaran, Beberapa Jalan Kota Bandar Lampung Dibiarkan Rusak

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Ditengah gencarnya pembangunan besar di Kota Tapis, beberapa jalan di Kota Bandar Lampung dibiarkan rusak selama bertahun-tahun dengan alasan tak ada dana. Bahkan, di Jalan Batukalam, Kelurahan Langkapura Baru, Kecamatan Langkapura, sudah 6 tahun dibiarkan berlubang.

Bedu, salah satu warga, menyebut jalan berlubang di depan rumahnya itu sudah bertahun-tahun dibiarkan begitu saja. Pemerintah Kota Bandar Lampung seakan tidak peduli hal tersebut.
 Padahal, kata pria ini, Wali Kota Herman HN mengatakan seluruh jalan Kota Bandar Lampung akan dimuluskan. Namun kenyataannya sudah bertahun-tahun jalan tersebut dibiarkan rusak.

"Bikin flyover anggaran puluhan miliar bisa, benerin jalan ini yang kami lewati tiap hari enggak bisa, padahal untuk Kota Bandar Lampung," kata dia saat ditemui di sekitaran Batukalam, Senin (10/7/2017).

Berdasarkan pantauan Lampost.co, sepanjang Jalan Batukalam tepatnya di depan rumah sakit ibu anak Shinta itu memang banyak berlubang.
 Baik warga yang menggunakan sepeda motor maupun mobil harus berhati-hati karena harus menghindari lubang lubang tersebut.

Hal tersebut dibenarkan oleh Ketua RT 2 Lingkungan 1, Kelurahan Langkapura Baru, Agus.
Menurut Agus jalam tersebut memang belum diperbaiki sejak 6 tahun terakhir. Bahkan seluruh gang di jalan tersebut rusak. "Sudah bilang ke Pak Wali, bilangnya 2017 mau dibenerin, trus katanya anggarannya enggak ada. Mudah-mudahan di 2018 bisa," ujar ketua RT.

Dia berharap Wali Kota segera memperbaiki jalan tersebut karena seluruh warganya mengeluh atas kondisi jalan tersebut.

Kondisi serupa terjadi di Jalan Nunyai Rajabasa. Bahkan di jalan tersebut lubang cukup besar yakni sebesar lingkaran roda truk.  Jika hujan air menggenang menyebabkan pengendara sepeda motor yang melintas terkadang terjebak di dalam lubang.
"Kalau lewat bawa motor, terus ada mobil mau lewat juga, susah kita, apalagi kalau hujan, ini sudah bertahun-tahun juga belum dibenerin," kata Iyan (21) warga setempat.
Namun kini jalan berlubang tersebut oleh warga ditimbun menggunakan bata bekas bangungan.

Begitu juga jalan umum menuju ke arah perumahan Bukit Kemiling Permai, Rajabasa Pemuka, sejumlah jalan rusak dan bertahun-tahun tidak diperbaiki.

BAGIKAN


  • LAMPUNG POST
  • LAMPUNG POST | Radio Sai 100 FM
  • LAMPUNG POST | Lampost Publishing
  • LAMPUNG POST | Event Organizer
  • LAMPUNG POST | Lampung Post Education Center
  • LAMPUNG POST | Media Indonesia
  • LAMPUNG POST | Metro Tv