METRO (Lampost.co) -- Pada 2020, ditargetkan tidak ada lagi bidang tanah yang belum terdaftar di Kota Metro.

Hal tersebut diungkapkan Kepala kantor pertanahan Kota Metro Rahmad, pada kegiatan HUT RI ke-74 di halaman kantor pertanahan setempat, Senin, 19 Agustus 2019.



Kegiatan tersebut juga dibarengi dengan pembagian sertifikat kepada para tokoh masyarakat, purnawirawsn, pensiunan, guru, petani dan tanah wakaf. Terdiri dari 15 para tokoh masyarakat dan 22 sertifikat wakaf (masjid, musala, yayasan, dan pondok pasantren).

Dikatakan Rahmad, pada 2019 pihaknya bersama Pemkot Metro, pada Agustus 2019, telah melakukan kegiatan pendaftatan tanah sistematik lengkap (PTSL), sebanyak 2.500 bidang tanah. "Saya akui ini pelaksanaannya lebih cepat," kata Rahmad.

Selain itu, kata Rahmad, BPN Metro, pada saat ini juga menjadi salah satu kantor dilingkungan Kemetrian Agraria dan Tata Ruang, ditunjuk menjadi kantor yang menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK), dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) dalam rangka pelaksanaan Zona Integritas (ZI).

"Dari sekitar 63.000 bidang tanah yang tersebar di berbagai Kelurahan di Kota Metro, hampir semuanya bersertifikat, dan tahun depan ditargetkan tidak ada bidang tanah yang belum terdaftar di Kota Metro," katanya.

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR