BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Lampung menjamin kondisi kelistrikan di Bumi Ruwa Jurai itu tersedia dengan baik sepanjang masa Idulfitri Juni mendatang. Hal itu didukung dengan meningkatnya cadangan daya menjadi 26% atau 207MW.

General Manager PLN UID Lampung, Pandapotan Manurung menjelaskan saat ini kelistrikan di Lampung memiliki pasokan daya mencapai 998 MW dengan beban puncak sebesar 972 MW. Sehingga memiliki cadang 26 MW. Sementara pada periode Idulfitri diprediksi beban puncak akan mengalami penurunan menjadi 971 MW.



"Penurunan ini karena banyak industri yang tidak beroperasi, sehingga beban listrik pun menurun. Kondisi ini membuat cadangan daya Lampung meningkat menjadi 207 MW atau 26%," kata Pandapotan usai gelar pasukan dan peralatan pelayanan di Kantor ULP UP3 Tanjungkarang, Senin (27/5/2019).

Dia melanjutkan, besaran daya itu didukung dengan sistem kelistrikan yang handal melalui 22 Gardu Induk berkapasitas total 1.890 MVA dan 203 penyulang yang tersebar di seluruh wilayah Lampung. “Kami pastikan kelistrikan selama Idulfitri dalam kondisi aman. Kami telah menyiapkan posko 90 dengan total 1.064 personel yang akan siaga menjaga kelistrikan," ujarnya.

Menurutnya, kesiagaan itu sudah berlangsung sejak 21 Mei hingga 21 Juni 2019 mendatang. Terlebih pihaknya juga tetap menjaga SOP siaga jaringan, jadwal piket siaga. "Disamping gelar pasukan dan peralatan pelayanan teknik serentak, jajarannya juga berupaya untuk optimalisasi Tim PDKB, pemeliharaan secara online, persiapan suku cadang, dan identifikasi titik lokasi dan penyulang prioritas," ujar dia.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR