GUNUNG SUGIH (Lampost.co) -- Banyaknya temuan penggunaan ejaan, diksi dan kalimat yang belum tepat pada naskah surat dinas mendorong Kantor Bahasa Lampung menyampaikan materi 'Bahasa Indonesia dalam Tata Naskah Dinas' pada penyuluhan bahasa Indonesia yang digelar di Aula Kopiah Mas, Gunungsugih, Lampung Tengah, Kamis, 22 Agustus 2019.

Hal ini disampaikan salah satu Penyuluh Bahasa Indonesia, Rakhmad Idris. Menurut dia, tujuan pemberian materi tersebut agar secara bertahap penggunaan bahasa Indonesia di lingkungan dinas, terutama pada surat-surat resmi menjadi lebih baik.



Ia menambahkan, para peserta pelatihan diharapkan mampu memberikan pencerahan kepada pegawai lain yang bertugas mengonsep surat di instansi masing-masing."Kami masih banyak menemukan penggunaan ejaan, pilihan kata dan kalimat yang belum tepat. Setelah pelatihan ini, diharapkan mulai ada perubahan. Maka para peserta diharapkan memberi pencerahan kepada pegawai lain di instansinya," kata Rakhmad.

Menurut Rakhmad, sebagai tindaklanjut dari pelatihan-pelatihan yang diberikan, Kantor Bahasa Lampung membuka layanan konsultasi kebahasaan baik secara langsung di kantor, via telepon maupun aplikasi WA. "Harapannya, para peserta membawa perubahan dalam penggunaan Bahasa Indonesia sejak surat belum ditandatangani. Kami terbuka, melayani konsultasi kebahasaan," pungkasnya.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR