KALIANDA (lampost.co) -- Kamis (9/11/2017) siang, seorang kakek tua dengan cekatan menyajikan jajanan es tung-tung kepada pemuda yang sedari tadi menantikan es pesanannya.
Kakek tersebut Suranto (62) namanya. Ia tiap hari berkeliling di jalan-jalan di Kota Kalianda, Kecamatan Kalianda, untuk menjualkan es tung-tung hasil olahannya sendiri.
Suranto tampak semangat memukul kentungan yang sengaja dipasang di gerobak sederhananya itu. Dengan suara khas yang dibunyikan, pembeli pun tahu ia si penjual es tung-tung.
Satu per satu calon pembeli berdatangan menghampirinya. Suranto pun menyambut yang datang seraya menawarkan dagangannya. "Mari Om cicip es tung-tungnya," ujarnya.
Pria kelahiran Jawa Timur itu mengaku menggeluti berjualan es tung-tung sejak 18 tahun silam. Suranto berkeliling menjajakan es tung-tungnya demi mengais rezeki untuk keluarga kecilnya.
Suranto menjual es tung-tungnya Rp3.000 untuk ukuran kecil. Untuk ukuran jumbo dijualnya Rp5.000. Adapun es yang dijual bercita rasa berbeda, yakni durian, cokelat, susu, dan vanila.
Dalam satu hari ia dapat menghabiskan 2—3 termos es tung-tung, itu pun kalau cuaca bersahabat. Sebab, jika cuaca mendung disertai hujan, otomatis es yang ia jual minim pembeli. “Tapi, sebaliknya jika kondisi cuaca panas, maka es tung-tung yang dijual laku habis," kata dia.
Dari hasil penjualannya, Suranto mengaku ia pergunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ia akan pergunakan membeli beras dan sayur-mayur. "Sebagiannya saya kembali pergunakan buat modal," kata dia. 

loading...

EDITOR

Isnovan Djamaludin

TAGS


KOMENTAR