SEBUAH penelitian menyimpulkan suplemen untuk menjaga kesehatan jantung tidak menjamin keampuhannya. Penelitian yang berdasarkan analisis 18 penelitian pada 1970—2016, menyimpulkan masyarakat Amerika yang mengonsumsi suplemen vitamin dan mineral tidak menjamin akan terhindar dari penyakit jantung.

Setelah melacak lebih dari 2 juta peserta selama rata-rata 12 tahun, penelitian tersebut menghasilkan kesimpulan. Namun, orang cenderung lebih suka solusi cepat dan mudah, seperti meminum pil daripada metode yang lebih mudah untuk mencegah penyakit kardiovaskular.



The Council for Responsible Nutrition, sebuah asosiasi perdagangan yang mewakili para pembuat suplemen, menekankan bahwa produk-produk itu hanya dimaksudkan sebagai bantuan nutrisi dan bukan sebagai sarana untuk mencegah atau mengobati penyakit. Dalam studi tersebut, Kim dan rekan-rekannya tidak hanya menganalisa riwayat kesehatan. Kebiasaan yang dianggap berkontribusi terhadap kesehatan kardiovaskular, seperti merokok dan aktivitas fisik, juga ditinjau.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR