KALIANDA (Lampost.co) -- Hujan deras membuat jembatan penghubung di Desa Sukabanjar, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan, ambrol akibat luapan sungai Way Sandaran, Sabtu (20/4/2019) sekitar pukul 16.00.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun lampost.co, hujan deras yang melanda wilayah sekitar sejak Jumat (19/4/2019) malam, mengakibatkan aliran sungai Way Sandaran meluap. "Luapan sungai mulai surut tadi pagi, tapi arus sungai menggerus pondasi jembatan," kata Syamsul (36) warga sekitar. 



Sepanjang siang hari ini, kondisi jembatan yang di buat pada tahun 2011 melalui program PNPM tidak menunjukan akan ambrol atau rubuh. 
"Tidak terlihat akan ambruk, warga masih banyak yang melintas," katanya. 

Jembatan yang menghubungkan Desa Sukabanjar-Sidodadi secara tiba-tiba ambruk pada bagian sisi pondasi mengakibatkan jalan penghubung kedua desa terputus. "Tanah bagian sisi kanan dan kiri tergerus aliran sungai, membuat jembatan terputus," katanya. 

Kepala Desa Sukabanjar, Asikin mengatakan putusnya jembatan akibat luapan sungai yang melintasi wilayah sekitar. "Sejak tadi malam hujan deras, membuat sungai meluap," kata dia. 

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, untuk sementara akses warga di kedua desa melalui jalan utama Kecamatan Sidomulyo. "Akses jalan warga lewat jalan utama kecamatan," ujarnya. 

BERITA LAINNYA


EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR