SUKADANA (Lampost.co)--Serangan hama sundep (Scirpophaga innotata walker) terhadap tanaman padi petani di wilayah kecamatan Sekampung semakin meluas dan bertambah parah. 

Jika sebelumnya hama itu hanya menyerang tanaman padi  pada lahan sawah di Desa Sumber Gede, kini serangannya terus meluas hingga ke lahan sawah di Desa Sambikarto, Sukoharjo dan Wonokarto.



Akibat serangan hama sundep yang terus merajalela tersebut, puluhan hektare tanaman padi yang rata-rata berumur sekitar 20 an hari di sejumlah desa di wilayah Kecamatan Sekampung tersebut terancam mati.

Petani di Desa Sambikarto, Kecamatan Sekampung, Suranto, kepada lampost.co, Selasa (7/8/2018) mengatakan, tanaman padi yang ditanam serentak oleh petani di desanya saat ini rata-rata sudah mencapai umur 20 hari.
Awalnya para petani senang melihat tanaman padi yang mereka tanam tumbuh dengan baik. Namun beberapa hari terakhir para petani di desa tersebut bukannya semakin senang tetapi justru semakin resah.

Keresahan itu kata Suranto, dipicu munculnya serangan hama sundep yang menyerang tanaman padi mereka. Hama yang dikenal juga cukup ganas itu muncul begitu saja menyerang tanaman padi setelah dilakukan pemupukan yang pertama oleh petani. “Setelah pemupukan pertama itulah beberapa hari kemudian hama sundep itu muncul menyerang tanaman padi kami yang baru berumur rata-rata 20 an hari,” kata Suranto.

Serangan hama sundep tersbeut, lanjut Suranto, semakin hari semakin menjadi-jadi dan tidak bisa dipandang remeh. Sebab hama ganas itu menyerang tanaman padi mulai dari akar hingga batang bagian dalam.

Serangan sedemikian rupa akhirnya membuat tanaman padi menjadi kerdil  kemudian sebagian daun menguning dan terancam mati.  “Sampai hari ini serangan hama sundep itu terus merajalela akibatnya tanaman padi yang terancam mati di desa ini semakin hari semakin luas,” katanya.

Hal senada diungkapkan Gatot Pujadi, seorang petani di Desa Wonokarto, Kecamatan Sekampung. Menurut dia, serangan hama sundep itu tadinya dikira petani hanya muncul di Desa Sumber Gede saja.

Namun perkiraan petani itu ternyata meleset sebab ssetelah tanaman padi di desa Sumber Gede mulai habis hama itu ternyata pindah menyerang tanaman padi di des lainnya termasuk di Desa Wonokarto.

Akibatnya ujar Gatot, hanya dalam waktu beberapa hari puluhan hektare tanaman padi di desanya terancam mati. Tanaman padi yang diserang hama itu kini kondisinya memprihatinkan, selain nampak kerdil helai-helai daun juga sudha mulai banyak yang menguning.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR