EVENT olahraga Bowling World Cup 2019 akan digelar di Indonesia. Lokasi yang dipilih menjadi tuan rumah yakni Sumatra Selatan, tepatnya di kawasan Jakabaring Sport City Palembang. Rencananya, event yang sebelumnya digelar di Las Vegas itu akan dilaksanakan pada 16-24 November 2019. 
 
Ketua Pengurus Besar Persatuan Bowling Indonesia (PB PBI) Percha Leanpuri menjelaskan pihaknya bersama PBI Sumatra Selatan segera bersiap untuk pembentukan panitia yang sebagian besar akan melibatkan PBI Sumsel. 
 
"Ini kesempatan bagus untuk Sumsel jadi tuan rumah. 39 tahun yang lalu, tahun 1980, Indonesia pernah jadi tuan rumah di Jakarta, sekarang di Sumsel," kata Percha, Rabu (8/5/2019). 
 
Ia mengatakan, untuk peserta nantinya akan merujuk dari International Bowling Federation (IBF) minimal 65 negara hingga 90 negara yang menjadi peserta kejuaraan dunia tersebut. "Setiap negara hanya diperbolehkan mengirimkan dua atlet satu putra dan satu putri. Yang dikirim kesini sudah pasti yang terbaik," imbuhnya. 
 
Untuk atlet Indonesia, PB PBI sedang melakukan seleksi atlet dan sesegera mungkin menggelar Pelatnas SEA Games dan World Cup 2019. "Sementara untuk program lainnya dari PB PBI, bowling menjadi olahraga yang disukai masyarakat. Jadi salah satu programnya bowling Goes to School yang sudah dilaksanakan di Sumsel, DKI sudah berjalan, Jawa Barat juga. Jadi image olahraga bowling itu mahal ingin kita kenalkan sebagai olahraga yang asik, menjadi olahraga rekreasi bagi keluarga," terangnya. 
 
Sementara Ketua Pengprov PBI Sumsel Kurmin Halim menambahkan biasanya terdapat 115-120 negara yang memiliki atlet bowling. Namun, yang mengikuti kejuaraan hanya berkisar 65-70 negara. Ia berharap dalam pelaksanaannya di Sumsel nanti, jumlah negara peserta bisa lebih dari Singapura.
 

EDITOR

Dian Wahyu

TAGS


KOMENTAR