BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Unit Perlindugan Perempuan dan Anak (PPA) bersama Unit Tipikor dan Resmob Satreskrim Polresta Bandar Lampung, melakukan penangkapan terhadap wanita berinisal S yang kerap di sapa Mbah, yang diduga sebagai pelaku jasa praktek aborsi.

Kepada Lampost.co, Minggu (6/5/2018), Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Harto Agung Cahyono melalui Kanit PPA Ipda Sylvya Claudia Agustina mengatakan, pelaku dibekuk di kediaman sekaligus tempat prakteknya, di Jalan Sejahtera, Kelurahan Sumberejo, Kecamatan Kemiling pada Jumat (4/5/2018) lalu.



"Ia benar, sudah kita amankan. Satu berinisal Mbah S. Masih kita dalami," ujarnya.

Dari hasil lidik sementara, kata dia, diduga Mba S membuka praktek aborsi yang dikemas dengan tempat pijit anak kecil, dalam kurun waktu tiga tahun belakangan ini. "Kita bekuk karena ada informasi dari masyarakat, diduga dijadiin praktek aborsi, sebelumnya kita juga sudah lidik," kata mantan Kanit Dikyasa Ditlantas Polresta Bandar Lampung itu.

Salah satu tetangga Mbah S yakni Wati (42) mengatakan tak mengetahui kalau Mbak S diamankan oleh Satreskrim Polresta Bandar Lampung, atas dugaan praktik aborsi. Ia juga tidak mengetahui, kalau Mbak S diduga merupakan dukun aborsi.

"Saya juga enggak tahu kalau dia (Mbak S), dukun aborsi. Tahunya dia ya tukang pijat anak, ramai kok di tempat dia biasanya yang mau pijet," katanya.

Pantauan Lampost.co di lokasi pratik Mbak S, suasana dalam keadaan sepi. Terpampang sebuah kertas bertuliskan, kalau ia sedang ada di Jawa. Kemudian pagar rumah tersebut juga digembok oleh salah satu keluarga Mbah S.

PENULIS

Asrul Septian Malik

TAGS


KOMENTAR