BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Terlapor dugaan penipuan yakni AH  mengaku bingung atas tindakan yang diambil pelapor, Eti S. Menurutya, ia sudah pembayaran sebagian utangnya setiap dirinya memiliki uang, dan tak ada niat untuk melakukan penipuan.

"Saya ini sudah bayar 33 kali, saya ada rinciannya, tapi sekitar Rp150 juta-Rp200 juta, nah kalau dia kayak gini maksudnya, apa mau mempermalikan saya. Saya ini lagi down, kalau ada saya bayar, orang minimal sebulan sekali saya bayar," kata Anggota DPRD Provinsi Lampung itu.
Dirinya juga bingung, ketika Eti melaporkan dirinya pada 14 Juni 2018, padahal AHs mengaku telah menyicil Rp4 juta pada 13 Juni 2018.
"Makanya, kok malah dilaporin, kan sehari sebelumnya saya cicil. Soal mobil juga ya namanya dia minjam saya kasih, kan saya ada utang. Masalah rusak, kan Mobil dipake," katanya.
AH juga siap jika nanti bakal dipanggil penyidik, dan memaparkan segala usaha dia untuk menyicil pembayaran.
"Ini negara hukum, saya siap kalau dipanggil, dan jangan sampai ada yang aneh nanti sama penyidik," katanya.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR