METRO (Lampost.co) -- Suatu negara disebut maju bila transportasinya maju. Hal ini diungkapkan pakar transportasi dari Universitas Lampung, Rahayu Sulistyo Rini, pada acara diskusi penanganan dan permasalahan transportasi online, di Aula Mapolres Metro, Kamis (12/4/2018).

Menurut Rahayu, transportasi maju dalam artian, masyarakat pengguna jasa angkutan dapat terlayani dengan cepat dan tepat.



"Termasuk didalamnya pelayanan dan kenyamanan yang memadai. Sehingga menjadikan pengguna jasa dalam hal ini masyarakat merasakan tenang dan tidak memiliki rasa was-was saat diatas kendaraan," ujarnya.

Terkait dengan keberadaan transportasi online, ia berpendapat agar masing-masing pelaku dapat menjaga suasana tertib dan aman.

"Sebenarnya ini ilegal, tapikan tidak bisa serta merta pemerintah malarangnya untuk beroperasi, sebab semuanya butuh makan, sama seperti penjual jasa transportasi lainnya," katanya.

Hanya saja, kata Rahayu, tinggal bagaimana dinas instasi terkait dapat melakukan pembinaan dengan baik, sehingga tidak timbul gejolak sesama penjual jasa.

Kasatlantas AKP Kasyfi Mahardika, mewakili Kapolres Metro AKBP Umi Fadilah Astutik, mengatakan pihaknya hanya menekankan agar para pelaku transportasi online dapat mematuhi aturan, seperti kelengkapan surat kendaraan.

"Disini kami sifatnya hanya melakukan penindakan sekaligus mengingatkan agar para pelaku transportasi online harus taat aturan," katanya.

Turut hadi dalam diskusi Kasatlantas Lampung Tengah AKP Hendra, Kasatlantas Lampung Timur AKP Gunawan, dan 25 mitra transportasi online.

 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR