MENGGALA (Lampost.co) -- Suasana haru sempat mewarnai pasar murah Kampung Kecubungmulya, Kecamatan Gedungaji Lama, Tulangbawang, Kamis (31/5/2018).

Saat itu, seorang ibu-ibu bernama Waginem menghampiri Bupati Winarti dan mengangkat tangannya seraya bertanya tentang syarat-syarat mengurus syarat santunan kematian. Winartipun terharu dan matanya berkaca-kaca.



"Saya ingin bertanya tentang syarat santunan kematian, ini untuk memberitahu anak dan cucu saya, termasuk tetangga agar tahu dengan program tersebut," kata Waginem.

Suasana hending berlangsung. Dipeluknya Waginem oleh WInarti dengan erat. "Inilah salah satu kehebatan seorang ibu, selalu memikirkan untuk orang lain yang disayangi," kata Winarti sambil mengusap air mata dipipinya.

Dihadapan warga Kecamatan Gedungaji Lama, Winartipun menyampaikan program yang tahun ini sudah bisa diwujudkan termasuk untuk lansia yang kurang mampu.

Setelah membuka pasar murah yang didampingi oleh wabup Hendriwansyah dan dinas terkait, Winarti melayani warga yang berebut membeli sembako dan foto bersama denganya. Pemkab Tuba mengharapakan pasar murah di 3 titik dapat membantu warga saat bulan suci ramadan ini.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR