KRUI (Lampost.co) -- Awal ramadan, stok ikan di Pesisir Barat sedikit sehingga harus didatangkan dari wilayah luar kabupaten itu. Hal itu dikatakan pimpinan UD Lohan Mulia, Rusmansyah, saat ditemui di lapak ikannya yang berada di pelabuhan kuala stabas kelurahan pasar Krui, kecamatan Pesisir Tengah, Senin (21/5/2018).

"Sekarang ini kebutuhan ikan untuk kita disini terpaksa didatangkan dari wilayah luar pesisir barat, karena hasil tangkapan nelayan kurang sementara permintaan banyak," kata Rusmansyah kepada Lampost.co



Kata dia, merupakan hal wajar jelang hari besar, lebaran Idul fitri, Idul adha, terjadi hal seperti ini, meski sepanjang wilayah kabupaten Pesisir Barat laut terbentang luas, namun kebutuhan ikan harus dipasok dari luar kabupaten itu seperti dari Bengkulu, Lempasing bahkan dari Tanjung Priok Jakarta.  

"Cuaca sekarang bagus, tetapi hasil nelayan turun. Ya gimana lagi, pada hari biasa sebelumnya saya bisa menampung tangkapan ikan dari nelayan disini sampai 1.000 Kilogram perhari. Tetapi sekarang paling hanya 300 Kilogram saja," kata dia. 

Sementara mengenai harga, kata dia, relatif normal meskipun sekarang bulan ramadhan, diantaranya harga ikan tuhuk ditingkat lapak -lapak masih Rp35ribu per kg, harga gurita masih Rp50ribu per Kg. 

 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR