KALIANDA (lampost.co) -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan melalui Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) menyatakan stok cadangan benih daerah (CBD) hanya ada untuk 500 hektare. Sedangkan, tanaman puso di Lamsel lebih dari 800 hektare, seperti di Kecamatan Palas.

Kepala Bidang Tanaman Pangan DTPHP Lamsel Mugiyono mengatakan pihaknya akan membantu petani yang memiliki tanaman padi yang puso akibat banjir. Namun, ketersediaan CBD Lamsel hanya untuk luasan 500 hektare.



"Jelas, kami akan membantu petani yang menjadi korban banjir yang terjadi sejak beberapa pekan yang lalu. Namun, hingga saat ini kami masih mendata semua tanaman padi yang puso," katanya saat dihubungi, Kamis (15/3/2018).

Meski demikian, kata Mugiyono, dari jumlah puso yang diperkirakan mencapai 800 hektare, masih bisa diatasi dengan adanya asuransi usaha tani padi (AUTP). Sebab, ia mengaku bagi petani yang telah terdaftar AUTP tidak akan mendapatkan bantuan benih.

"Bagi petani yang memang belum terdaftar AUTP akan diprioritaskan dibantu dengan bantuan benih. Namun, petani yang terdaftar AUTP kami hanya memfasilitasi klaim ke PT Jasindo hingga selesai. Jika CBD tetap kurang, mau tak mau kami usulkan ke provinsi," ujarnya.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR