TERORIS merupakan organisasi terlarang didunia karena berkali-kali membuat kekacauan yang merusak perdamaian. Namun jangan pula asal tuduh organisasi teroris.

Na ya kidah.... Kik unyin tisebut juk kheno, mak dok sai benokh lagi (Iyalah.... Kalau semua dituduh seperti itu, tidak ada lagi yang benar).



Seperti Israel yang menuding stasiun televisi yang dioperasikan Al-Aqsha, sebagai organisasi teroris. Langsung saja, Perhimpunan Wartawan Palestina (PJS) mengecam keputusan pemerintah Israel yang menganggap putusan itu sepihak.

Seperti dilaporkan Kantor Berita Palestina WAFA, justru perhimpunan wartawan itu menegaskan pendudukan Israel lah pangkal semua terorisme. Bahkan mereka menyerang stasiun itu dan pegawai yang bekerja di sana.

Na kan...bebalik de sebutan kuti no, mak dacok asal. Wat-wat gawoh (Nah kan...berbaliklah tuduhan itu, makanya jangan asal. Ada-ada saja).

Keputusan itu, katanya, adalah bagian dari perang terbuka yang dikobarkan oleh penguasa pendudukan Israel terhadap wartawan Palestina dan perusahaan media, demikian laporan Kantor Berita Palestina, WAFA—yang dipantau Antara di Jakarta, Jumat pagi. Keputusan tersebut juga memberi keabsahan bagi serangan tentara Israel, yang ditujukan terutama kepada stasiun televisi Al-Aqsha dan pegawainya.

PJS menyeru staf stasiun televisi Al-Aqsha agar melanjutkan kegiatan mereka seperti biasa.

Israel sebelumnya telah mengebom dan menghancurkan bangunan markas stasiun televisi Al-Aqsha di Jalur Gaza, tapi stasiun televisi itu terus beroperasi dari tempat lain.

BERITA LAINNYA


EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR