PRINGSEWU (Lampost.co) -- Tim Staf Perencanaan Umum dan Anggaran Polri dalam rangka studi kelayakan pembentukan Polres Pringsewu melakukan pertemuan bersama Wakil Bupati H. Fauzi dan di hadiri sejumlah anggota Muspida di aula Pemkab Pringsewu, Rabu (24/7/2019).

Tim Staf Perencanaan Umum dan Anggaran Polri yang di pimpin oleh Brigjend Pol. Yasdan Rivai dan jajarannya, melakukan kunjungan lapangan di lokasi calon kantor Polres Pringsewu.



Turut hadir dalam acara tersebut Wakapolres Tanggamus Kompol. MM. Yuliansyah, Anggota DPRD Provinsi FX. Siman dan jumlah pejabat OPD di lingkungan Pemkab Pringsewu.

Berigjend Pol. Yasdan Rivai, menyatakan untuk membentuk lembaga baru harus dapat persetujuan Menpan RB, termasuk membentuk Polres baru di Pringsewu. "Jadi nanti juga akan minta persetujuan menteri (Menpan RB)," kata dia.

Menurut Kepala Biro Kelembagaan dan Tata Laksana di Mabes Polri itu saat ini sudah ada 461 Mapolres yang terdapat di bawah 34 Polda se-Indonesia. "Jadi, dari jumlah tersebut, berarti belum semua kabupaten memiliki Polres, termasuk belum semua kecamatan memiliki Polsek," ungkapnya.

Dia menambahkan kreteria yang harus terpenuhi saat ini masih dalam tahap kajian dan seterusnya di laporkan ke Kapolri. Kemudian mengusulkan ke Menpan RB, kalau di setujui barulah Polda Lampung mengumumkan."Saya tidak bisa memastikan karena harus menunggu persetujuan Menpan RB," ungkapnya.

Wakil Bupati Fauzi menyampaikan rasa syukur, bahwa apa yang telah lama di tunggu-tunggu masyarakat Pringsewu saat ini sudah di tinjau tim Staf Perencanaan Umum dan Anggaran. Dia menyatakan Pringsewu sudah layak dibuat Mapolres, karena jaraknya dari Pringsewu ke Tanggamus sekitar 70 km dan di butuhkan waktu 1 jam lebih.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR