BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Srimulyani (38) warga Gang Man 1, Kali Balok Kencana,Tanjungkarang Timur, Kota Bandar Lampung didiagnosa mengidap penyakit Sindrom Steven-Johnson (SJS).

Marzuki (50), suami dari Srimulyani mengatakan, awal istrinya menderita penyakit SJS, setelah operasi caesar di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. A. Dadi Tjokrodipo, Kota Bandar Lampung, 7 Agustus 2018 lalu.
"Awal mulanya, setelah operasi caesar di rumah sakit umum daerah Dr. A. Dadi Tjokrodipo karena anak saya meninggal dalam kandungan ibunya," kata Marzuki, Kamis (11/4/2019).
Dia menjelaskan, semula tidak ada masalah hingga, 40 hari anaknya di kubur, tiba istrinya mengalami gatal gatal dan sakit tulang, lalu diperiksa ke Rumah Sakit Umum Daerah Dr. A. Dadi Tjokrodipo.



"Saya bawa istri saya periksa ke Rumah Sakit Umum Daerah Dr. A. Dadi Tjokrodipo, hanya dikasih obat, kemudian setelah minum obat istri saya jadi mengalami melepuh dan lalu dibawa lagi namun di suruh rujuk ke RS DKT karena di sana tidak ada spesialis penyakit kulit," jelasnya.

Ketika dibawa ke RS DKT disana penuh, lalu dibawa ke RSUDAM namun di RSUDAM tidak dirawat hanya diberikan obat kemudian dibawa ke RS Imanuel pertama kali tidak diterima kemudian datang ke dua kalinya baru diterima namun setelah berobat selama tiga hari tidak ada perubahan.
"Saya bingung mau berobat kemana lagi, bahkan saya sudah bawa istri saya berobat ke dokter spesialis kulit katanya alergi obat tetapi setelah berobat tidak sembuh juga sampai sekarang istri saya masih sakit," ujarnya.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR