JAKARTA (Lampost.co)--Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati kembali dinobatkan menjadi Menteri Keuangan terbaik di level internasional. Kali ini, Ani sapaan Sri Mulyani mendapatkan gelar sebagai Menteri Terbaik se-Asia Pasifik tahun 2018 versi majalah keuangan, FinanceAsia.
Menurut FinanceAsia, Ani berhasil membawa perkonomian Indonesia ke arah yang lebih baik. Ani dianggap berhasil memanfaatkan kesempatan kemajuan ekonomi global untuk mereformasi struktur keuangan pada 2017 sehingga dapat bertahan saat terjadi kenaikan suku bunga di Amerika Serikat.
Sementara itu, Ani mengatakan apresiasi ini tak lepas dari peran Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang selalu mendorong seluruh menteri untuk senantiasa bekerja keras guna memperbaiki kehidupan rakyat Indonesia. Hal ini juga merupakan pengakuan dan apresiasi atas kerja keras Pemerintah di bidang ekonomi, yang didukung oleh kerja sama yang baik antara Kementerian Keuangan dan seluruh pemangku kepentingan.
Ani bilang, Menteri Keuangan merupakan jabatan publik dan abdi negara yang bertanggung jawab mengelola keuangan negara bagi sebesar-besarnya kesejahteraan rakyat. 

"Keuangan negara adalah alat untuk mewujudkan cita-cita kemerdekaan Indonesia untuk mewujudkan masyarakat adil makmur dan negara yang beradab dan bermartabat," kata Ani seperti dikutip dari laman resmi Kementerian Keuangan, Sabtu (14/4/2018).



Selain menobatkan Sri Mulyani Indrawati sebagai Menteri Keuangan Terbaik di Asia Pasifik, FinanceAsia juga merilis peringkat untuk para menteri keuangan lain di kawasan ini. Peringkat dua diberikan kepada Menteri Keuangan Singapura, Heng Swee Keat; peringkat tiga Menteri Keuangan Filipina, Carlos Dominguez; peringkat empat Menteri Keuangan India, Arun Jaitley; peringkat lima Menteri Keuangan Tiongkok, Xiao Jie. 

Selanjutnya, peringkat enam diberikan kepada Menteri Strategi dan Keuangan Korea Selatan, Kim Dong Yeon; peringkat tujuh Menteri Keuangan Australia, Scott Morrison; peringkat delapan Menteri Keuangan Thailand, Apisak; peringkat sembilan Menteri Keuangan Jepang, Taro Aso; peringkat sepuluh Menteri Keuangan Hong Kong, Paul Chan.
Sementara, peringkat sebelas dan dua belas masing-masing diberikan kepada Menteri Keuangan Malaysia, Najib Razak dan Menteri Keuangan Taiwan, Sheu Yu-jer. 
FinanceAsia juga menilai Ani berhasil menjaga stabilitas belanja negara yang terlihat terlihat dari defisit anggaran yang lebih rendah (2,5 persen) dibanding proyeksi semula (2,9 persen). Selain itu, Pemerintah juga dinilai berhasil menjaga stabilitas inflasi dan nilai tukar rupiah. Pada tahun 2017 pula, Produk Domestik Bruto Indonesia mencapai angka USD1 triliun untuk pertama kalinya, dengan pertumbuhan ekonomi yang stabil di atas 5 persen.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR