LAMPUNG POST | lampost.co logo
2017 21 May
11517
Kategori Pariwisata
Penulis Aris Susanto
LAMPUNG POST | Spot Snorkeling Pahawang Memesona
Pengunjung menikmati spot-spot snorkeling di Teluk Lampung. LAMPUNG POST/IKHSAN DWI NUR SATRIO

Spot Snorkeling Pahawang Memesona

KEINDAHAN sejumlah spot di sepanjang Teluk Lampung memang menakjubkan. Tidak heran jika banyak wisatawan, dalam dan luar kota, bahkan dari Jakarta serta orang asing memilih mengisi liburan sambil menyelam di Teluk Lampung. Selain jaraknya tidak begitu jauh dari Kota Bandar Lampung, sarana jalan dan fasilitas untuk menyeberangi lautan menuju pulau banyak, termasuk alat selam dan lainnya tersedia.
Sekadar mengingatkan, meskipun Anda pandai atau sering mandi di laut, penggunaan alat pelampung yang disediakan oleh tempat penyewaan alat selam penting digunakan karena membantu kita menghemat energi saat berada di laut.
Minggu (14/5/2017), sekitar pukul 07.00, rombongan kami sudah tiba di Dermaga 1 Ketapang. Karena sudah berkoordinasi lebih dulu, pagi itu rombongan kami yang berjumlah 15 orang sudah ditunggu Rendi, pengelola penyewaan kapal dan alat selam. Dengan keramahannya yang khas, Rendi mempersilakan rombongan kami duduk di bangku yang dia sediakan.
Petugas parkir pun meminta kami meluruskan ketiga mobil yang kami tumpangi agar tidak memakan tempat. Maklum hari itu banyak wisatawan yang ingin menikmati akhir pekan untuk memancing dan menyelam ke Pulau Pahawang.
Setelah mengecek dan menghitung semua anggota rombongan yang akan menyelam menuju Pulau Pahawang, kami bersiap-siap menaiki perahu yang sudah disediakan. Rendi pun tidak lupa mengingatkan dan memberikan briefing kepada kami yang akan melakukan penyelaman.
"Om dan tante yang akan menyelam, saya menyarankan jika terasa tenaganya tidak kuat, segera naik kapal dan jangan dipaksakan ya," ujar Rendi sambil tersenyum seraya mempersilakan kami menaiki perahu secara bergantian.
Setelah sekitar 30 menit perjalanan, spot pertama yang kami kunjungi adalah Pulau Pahawang. Di sana kami menggelar tikar makan dan ngopi bersama serta berswapoto di dermaga dan pantai hingga pukul 11.00.
Rupanya desiran angin dan gelombang laut membuat kami tidak ingin beranjak dari tempat itu. Namun, nakhoda kapal yang kami tumpangi mengingatkan untuk segera menyudahi makan dan minum karena masih ada spot lain yang indah dan belum kami kunjungi. Persiapan pun usai hanya dalam beberapa menit kami menuju spot yang paling menyenangkan, yaitu melihat ikan animon dan ikan hias lainnya.
Benar saja, begitu kapal yang kami tumpangi melempar sauh, kami melihat di air laut jernih ikan warna-warni mondar-mandir ke sana kemari. Keindahan yang jarang dijumpai. Si tukang perahu pun segera mengambil roti gabin lalu meremasnya sebelum dijatuhkan ke laut. Ketika roti terjatuh, ribuan ikan hias beraneka warna berebut ingin mendapatkan makanan itu.
Betapa menakjubkan. Melihat itu, Raka dan Usman, warga Raman Utara, Lampung Timur, berniat menangkap ikan-ikan tersebut, tetapi berualng-ulang usahanya gagal. Ikan dengan gesitnya menghindar dari tangan Raka dan Usman.
Sekadar mengingatkan, bagi wisatawan yang berusia di atas 45 tahun, sebaiknya menyelam menggunakan alat selam karena meskipun ribuan ikan bermain di sebelah Anda, mata tidak bisa melihat keindahan itu. Yang ada hanya bintik-bintik sinar merah dan kuning serta putih keperakan.
Puas bermain dengan ikan animon dan ikan hias lainnya, kami beranjak mengunjungi Pulau Pahawang Kecil dan Pasir Timbul. Kemudian kami menuju spot lainnya, yaitu Pantai Pulau Kelagian Kecil. Di pulau yang cantik ini, kita bisa beristirahat dan mandi serta memesan makanan ringan di kedai yang disediakan.
Di pulau itu juga ada pondokan. Keindahan Kelagian Kecil pun tidak hanya ditemukan di pintu masuk. Di bagian belakang pulau ini pun ada spot yang indah untuk mandi karena airnya jernih.
Tanpa terasa, begitu asyiknya kami bermain, matahari mulai berada di ufuk timur, kami akhirnya kembali ke dermaga 1. Masih belum puas rasanya menikmati keindahan laut. Anda yang penasaran bisa mengunjungi sejumlah spot yang pasti membuat ketagihan mengunjungi Teluk Lampung.

LAMPUNG POST

BAGIKAN


TRANSLATE
  • LAMPUNG POST
  • LAMPUNG POST | Radio Sai 100 FM
  • LAMPUNG POST | Lampost Publishing
  • LAMPUNG POST | Event Organizer
  • LAMPUNG POST | Lampung Post Education Center
  • LAMPUNG POST | Media Indonesia
  • LAMPUNG POST | Metro Tv