JAKARTA (Lampost.co) -- Spider-Man diprediksi akan tak lagi bergabung bawah payung Marvel Cinematic Universe (MCU). Hal ini terjadi lantaran rumah produksi Sony Pictures tak menemukan kesepakatan tentang pembagian uang dengan Marvel Studios, yang kini bagian dari Disney.
 
Melihat pendapatan tinggi dari film Spider-Man sebelumnya -sukses melampaui pendapatan kotor film Skyfall- pihak Disney ingin pembagian keuntungan 50:50 untuk proyek-proyek film Spider-Man mendatang. Pihak Sony tak sepakat dengan persyaratan baru tersebut.
 
Dalam laporan Deadline, pihak Sony sempat kembali menanyakan soal kesepakatan tersebut tetapi Disney bersikeras dengan pembagian keuntungan 50:50, dan Sony menolak. Kalau pun Disney akan mendanai separuh dana, yang dikhawatirkan berapa jumlah profit yang akan diperoleh. Kesepakatan ini pun berubah dari perjanjian awal, di mana semula Marvel menerima lima persen dari pendapatan kotor pertama. 


Padahal, Sony berencana merilis dua film baru dari dunia Spider-Man, masih melibatkan Jon Watts dan aktor Tom Holland. Namun, Jon Watts belum menandatangani kesepakatan.
 
Dalam laporan Variety, jika kesepakatan ini belum menemukan titik terang, Marvel tak akan lagi ikut memproduksi Spider-Man.
 
Karakter Spider-Man semula muncul dari komika Marvel, kemudian pada 1999 hak film itu dibeli oleh Sony. Sejumlah film yang diproduksi dibintangi Tobey Maguire dan Andrew Garfield.
 
Marvel, Sony, dan Disney mulai bekerjasama berbagi hak film Spider-Man sejak 2015. Dimulai dari kemunculan Tom Holland sebagai Spider-Man dalam Captain America: Civil War. 

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

TAGS


KOMENTAR