JAKARTA (lampost.co) -- S.O.S, produk pembersih lantai, meluncurkan S.O.S pembersih lantai sereh di Jakarta, Selasa (3/10/2017). 
Widhya Paramaita mengatakan peluncuran S.O.S pembersih lanti sereh dengan tema Bersih OK Serangga KO ini untuk menjaga kebersihan dan melindungi kesehatan keluarga.
Varian sereh yang memberikan aroma terapi dan aman bagi anak serta mampu menbersihkan kuman & bakteri.
SOS varian Sereh, kata Widya, telah terbukti mampu mengusir kuman dan bakteri dari lantai yang telah dibersihkan.
Varian ini telah diuji coba di lab dan terbukti kuman serta bakteri mati dan serangga pun menghindar.
Varian ini mempunyai kandungan sereh alami diluncurkan untuk merespon kebutuhan para ibu akan sebuah produk yang mampu membunuh kuman dan mengusir serangga. 
"Terkadang usaha membersihan lantai dengan pembersih lantai biasa tidak mampu menghalangi kedatangan serangga," katanya.
Survei yang dilakukan S.O.S, kata Widya, pada tahun 2017 kpada 500 ibu di Indonesia juga memperkuat 94% ibu-ibu membutuhkan produk  seperti ini. Lebih dari 73% ibu-ibu menganggap nyamuk dan kecoak sebagai serangga yang paling mengganggu, diikuti semut dan lalat.
Untuk kian membuktikan komitmen mereka dalam menjaga kebersihan rumah dan lingkungan, S.O.S juga meluncurkan gerakan Bersih OK Serangga KO di Jakarta, Bandung, dan Surabaya meliputi Ruang Terpadu Ramah Anak (RPTRA),  ruang pendidikan Anak Usia Dini, hingga balai pertemuan.
Praktisi kesehatan Kartika menekankan pentingnya menjaga sanitasi rumah karena sanitasi merupakan kunci memelihara kesehatan keluaga. Rumah yang kotor rentan pada berkembangnya kuman, serangga, dan penyakit. Ini berbahaya bagi perkembangan anak yang cendeung suka bermain di lantai.
"Ditambah adanya fase oral yang harus dilalui setiap anak dalam tumbuh kembangnya," katanya.
Sangat besar kemungkinan anak memasukkan jari - jari tangan yag menyentuh lantai dan mainan yang jatuh ke lantai untuk kemudian dimasukkan ke mulut. 
Sanitasi yang harus dibersihkan antara lain jangan biarkan menyimpan barang-barang di dalam rumah, jangan ada genangan air yang mebyebabkan jentik-jentik nyamuk.
"Bersihkan sudut-sudut ruangan dan mengepel dengan bahan alami, karena ini untuk kesehatan anak kalau dengan bahan kimia nanti khawatir akan berbahaya bagi anak," kata Kartika.

EDITOR

Isnovan Djamaludin

TAGS


KOMENTAR