MESUJI (Lampost.co) -- Keluhan pungutan liar (pungli) para sopir truk saat bertemu Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), beberapa waktu lalu masih terjadi di Jalur lintas Sumatera.

Terbukti, bebapa truk yang melintas di Jalintim, Km181, Mesuji, Selasa (15/5/2018), memasang kembali cap atau logo jasa pengamanan di jalan yang melakukan pungli di salah satu variasi kendaraan dengan stiker (spotlight). 



Ahmad (37) sopir truk, warga Labuhan Maringgai, Lampung Timur, yang rutin membawa ikan segar ke Palembang, mengatakan ia memasang dua logo pengurus jasa keamanan di jalan yakni AKA dan AREMA. 

"Kalau tidak, susah kami di jalan mas. Soalnya plat kendaraan kami juga plat Jawa," ungkapnya. 

Titik kontrol kendaraan, kata dia, ada di beberapa rumah makan mulai dari Labuhan Maringgai, Tulangbawang, Mesuji dan Kayuagung (OKI).

"Yang parah ya di Kayuagung itu Mas. Kalau tidak setor, bahaya kita," tutupnya.

 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR