WAY KANAN (Lampost.co)-- Dikonfirmasi terkait tentang koalisi partai pada Pemilihan Kepala Daerah di tahun 2020, Bupati Kabupaten Way Kanan Raden lebih memprioritaskan kerja sekaligus menuntaskan visi misi 2016-2021. Hal itu disampaikan, Bupati saat dikonfirmasi, Minggu (23/6/2019) malam. Ia mengatakan bahwasannya saat ini mungkin masih terlalu dini untuk membicarakan tentang Pilkada.

"Kita tunggu dulu hasil penetapan dari KPU tetang hasil Pileg 2019 baru nanti kita bicara soal koalisi menghadapi pilkada 2020," jelasnya.



Ia menilai wlaupun Partai Demokrat di Kabupaten Way Kanan memperoleh suara tertinggi dengan jumlah total 11 kursi, tentu ini sudah melampaui syarat ketentuan 20 persen dari jumlah kursi dan berarti untuk mencalonkan diri hanya dibutuhkan 8 kursi. "Sampai dengan saat ini dalam berkomunikasi Partai Demokrat di Kabupaten Way Kanan sudah terjalin dengan baik untuk ke semua partai politik yang ada sehingga itu akan terus di pertahankan," terang Ketua Partai Demokrat Way Kanan itu.

Sementara itu, yang lebih penting lagi saat ini adalah bagaimana caranya bisa menyelesaikan program dan visi misi pada masa kepemimpinan tahun 2016-2021 ini, mengingat kepentingan rakyat adalah di atas dari kepentingan lainnya, tegas bupati muda itu. "Dari pada fokus memikirkan tentang Pilkada, saya lebih memilih fokus untuk bekerja semaksimal mungkin dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat. Karena kepenting rakyat merupakan tugas yang sangat penting bagi saya dan wakil bupati saat ini," ungkapnya.

EDITOR

Dian Wahyu

TAGS


KOMENTAR